NUNUKAN - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kebutuhan transportasi udara ke wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan diperkirakan meningkat.
Namun, terbatasnya jadwal penerbangan ke daerah seperti Krayan dan Krayan Timur menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Untuk itu, Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Ryan Antoni, meminta dukungan TNI Angkatan Udara guna membantu memperlancar akses penerbangan ke wilayah perbatasan tersebut.
Permintaan itu disampaikan Ryan saat melakukan kunjungan kehormatan ke Lanud Anang Busra Tarakan, yang disambut langsung oleh Komandan Lanud Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) di Markas Komando Lanud Anang Busra, baru-baru ini.
“Kami berharap bantuan dan dukungan dari TNI AU, karena menjelang Natal mobilitas masyarakat perbatasan meningkat sementara penerbangan lokal masih sangat terbatas,” ujar Ryan kepada wartawan, Rabu (6/11).
Dalam pertemuan tersebut, Ryan juga membahas sinergi program pembangunan di perbatasan, termasuk dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang akan menyasar masyarakat di Krayan Timur dan sekitarnya.
Menurut Ryan, kolaborasi lintas instansi, terutama antara DPRD, pemerintah daerah, dan TNI AU, sangat penting untuk menjamin pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
Danlanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, mengapresiasi perhatian DPRD Nunukan terhadap persoalan di wilayah perbatasan.
Ia menegaskan, TNI AU siap bersinergi mendukung program pemerintah dan membantu kelancaran transportasi udara di daerah terpencil.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dan DPRD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” tutur Marsma Andreas sebagaimana disampaikan Ryan.
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara DPRD Nunukan dan Lanud Anang Busra dalam berbagai bidang, mulai dari keamanan, transportasi udara, hingga percepatan pembangunan di kawasan perbatasan. (raw/lim)
Editor : Azwar Halim