NUNUKAN – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsda TNI M. Khairil Lubis, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sebatik.
Itu dilakukan bertujuan untuk memastikan kesiapan satuan pertahanan dan kondisi fasilitas lintas batas di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Kunjungan yang berlangsung sepanjang hari Rabu (22/10) kemarin tersebut, dimulai di Markas Komando Tonpam Perbatasan RI–Malaysia, Desa Aji Kuning.
Di lokasi tersebut, Marsda TNI M. Khairil Lubis memberikan pengarahan kepada Komandan Kompi dan personel TNI yang bertugas di garis terdepan.
Dirinya menekankan pentingnya kesiapsiagaan prajurit dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan perbatasan.
Selain melakukan pembinaan internal, rombongan Pangkogabwilhan II juga melaksanakan kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat sekitar, serta penyaluran paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap warga perbatasan.
Usai dari Aji Kuning, rombongan melanjutkan agenda ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik di Desa Sungai Pancang.
Di sana, Marsda Khairil Lubis meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana, memastikan seluruh fasilitas dalam keadaan siap mendukung aktivitas keluar-masuk warga di perbatasan kedua negara.
Melalui kunjungan ini, Pangkogabwilhan II menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI, memperkuat sinergi antarsatuan, serta memastikan keamanan di kawasan strategis perbatasan tetap terjaga dengan baik.
Sementara itu, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri langsung menggelar jamuan makan malam dan ramah tamah dalam rangka menyambut Pangkogabwilhan II, Marsda TNI M. Khairil Lubis, beserta rombongan di Café and Resto Sayn, Rabu (22/10) malam.
Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang nilainya menjadi momentum penting memperkuat sinergitas antara jajaran TNI dan Pemerintah Daerah.
Ia menegaskan, TNI dan pemerintah adalah dua elemen yang saling melengkapi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
“Pembangunan tidak dapat berjalan tanpa suasana aman dan kondusif. Karena itu, soliditas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat harus terus dijaga, terutama di wilayah perbatasan seperti Nunukan,” ujarnya.
Irwan juga mengapresiasi peran strategis TNI yang bertugas di seluruh kecamatan, dari Krayan hingga Sebatik, yang menurutnya telah menjadi bagian dari masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara.
Sementara itu, Marsdya TNI M. Khairil Lubis menjelaskan, kunjungan kerjanya bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta kesiapan sekitar 2.500 personel TNI yang bertugas di pos-pos perbatasan darat dan laut di Kabupaten Nunukan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus menampung berbagai masukan dari daerah,” tambahnya. (raw)
Editor : Azwar Halim