Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

ASN Kesbangpol Nunukan Positif Tes Urine karena Obat, Bukan Narkoba

Riko Aditya • Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:28 WIB
DOK KESBANGPOL NUNUKAN DITES URINE: Seluruh ASN di Kesbangpol telah diambil sampel tes urinenya dan satu dinyatakan positif karena konsumsi obat dokter
DOK KESBANGPOL NUNUKAN DITES URINE: Seluruh ASN di Kesbangpol telah diambil sampel tes urinenya dan satu dinyatakan positif karena konsumsi obat dokter

NUNUKAN – Hasil tes urine yang digelar di lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan sempat mengejutkan, setelah satu ASN dinyatakan positif benzodiazepine. Namun, hasil tersebut segera diklarifikasi, pegawai tersebut bukan pengguna narkoba, melainkan tengah menjalani pengobatan dokter.

Kepala Kesbangpol Nunukan, Hasan Basri Mursali, menjelaskan bahwa ASN tersebut memang mengkonsumsi obat medis yang mengandung zat benzodiazepine, sehingga hasil tesnya terdeteksi positif.

“Kami sudah klarifikasi dan yang bersangkutan menunjukkan resep dokter. Jadi ini murni karena pengobatan, bukan penyalahgunaan narkoba,” tegas Hasan kepada wartawan, Rabu (22/10).

Hasan menerangkan, tes urine tersebut digelar pada Selasa (21/10) bekerjasama dengan BNNK Nunukan, diikuti oleh 32 ASN di lingkungan Kesbangpol. Menurut Hasan, kegiatan ini dilakukan secara mendadak sebagai bentuk komitmen instansinya dalam mendukung program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika).

Dirinya menilai, temuan ini menjadi contoh bahwa hasil tes positif belum tentu berarti penggunaan narkoba.

“Ini penting untuk dipahami publik, karena ada zat tertentu dari obat medis yang bisa terbaca dalam tes. Maka verifikasi selalu kami lakukan agar tidak ada salah paham,” jelasnya.

Hasan menekankan bahwa pelaksanaan tes urine rutin menjadi langkah penting untuk menjaga integritas ASN sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ASN Kesbangpol bukan hanya bersih dari narkoba, tapi juga terbuka dan jujur dalam proses pemeriksaan,” tambahnya.

Hasan juga mengingatkan bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Nunukan masih tergolong tinggi, sehingga upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan kerja pemerintahan.

“Kalau ASN sudah bersih dan sadar, maka mereka bisa menjadi contoh di masyarakat,” tutupnya. (raw)

Editor : Azwar Halim
#Kesbangpol Nunukan #kaltara #asn