NUNUKAN – Sebanyak 65 kendaraan terjaring razia karena belum membayar pajak dalam operasi gabungan yang digelar UPTD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kelas A Wilayah Nunukan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan.
Razia berlangsung selama dua hari, sejak Senin (20/10) hingga Selasa (21/10), di Alun-alun tepatnya depan Polsek Nunukan.
Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan UPTD Bapenda Kelas A Wilayah Nunukan, Budiyansyah, S.Stp, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Bapenda dan kepolisian dalam menegakkan aturan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor.
“Memang tujuan utama razia ini bukan hanya menertibkan pengendara yang melanggar, tapi juga mengingatkan pentingnya kewajiban membayar pajak tepat waktu. Kita ada periksa 770 kendaraan, ada sebanyak 65 yang diketahui mati pajaknya,” ungkap Budiyansyah ketika dikonfirmasi, Selasa (21/10).
Dikesempatan itu, petugas Bapenda juga menyiapkan tempat layanan pajak di lokasi razia untuk memudahkan para pengendara yang terjaring, untuk langsung melakukan pembayaran di tempat tanpa harus datang ke kantor pelayanan pajak.
Budiyansyah menegaskan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk selalu taat membayar pajak serta membawa kelengkapan surat kendaraan demi keselamatan dan ketertiban bersama di jalan.
Selain melakukan penindakan, petugas juga membagikan brosur program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara periode II, mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2025.
Dalam program tersebut, masyarakat mendapat pembebasan denda pajak, potongan 10 persen untuk kendaraan yang membayar sebelum jatuh tempo atau menunggak satu tahun, serta diskon 5 persen bagi kendaraan yang menunggak dua hingga lima tahun.
Selain itu, juga diberikan pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun sebelumnya.
“Kami berharap kesadaran masyarakat Nunukan untuk taat pajak semakin meningkat, seiring dengan upaya pemerintah memperkuat pendapatan asli daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor,” beber Budiyansyah. (raw)
Editor : Azwar Halim