NUNUKAN - Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Nunukan dilangsungkan pada Minggu, 12 Oktober 2025. Momen ini dimanfaatkan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri untuk menyampaikan progres kinerjanya sejak menjabat bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus.
Dihadapan tamu undangan, H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa setiap pemimpin memiliki cara dan prioritasnya masing-masing. Dan, visi besar yang akan dicapai tetaplah sama, yaitu Kabupaten Nunukan yang inovatif, sejahtera, adil dan mandiri.
H. Irwan Sabri dan Hermanus memiliki 5 visi. Sebagai bentuk implementasi dari visi dan misi tersebut dituangkan dalam 17 arah baru menuju perubahan.
Diantaranya, pertama bidang penyediaan air bersih, tahun ini akan dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Embung Lapri sebesar Rp 25 miliar. Dimana, prosesnya hingga saat ini sudah memasuki tahap pengukuran di lapangan Tim BPN.
"Untuk pembangunan jaringan perpipaan dialokasikan anggaran Rp 6,4 miliar di daerah Sebuku yang diperkirakan pada Desember 2025. Kemudian, normalisasi sistem penyediaan air minum sebanyak 5 unit dengan anggaran Rp 1,4 miliar. Saat ini, 3 unit sudah mencapai 57 persen, dan 2 unit lainnya progresnya mencapai 34,25 persen," ucap H. Irwan Sabri, Ahad (12/10).
Kedua, bidang penyediaan energi listrik, tahun ini melalui Dinas ESDM Kaltara sudah dilakukan perencanaan pembangunan solar home system atau PLTS perumahan sebanyak 110 unit di desa tagul dan 19 unit di desa lingsayung dengan anggaran Rp 3,2 miliar.
"Informasi yang diperoleh melalui Dinas ESDM Kaltara pengadaan tersebut telah selesai dan saat ini menunggu jadual pemberian bantuan yang direncanakan akan diserahkan Gubernur Kaltara," ungkapnya.
Sementara, untuk revitalisasi PLTS di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung telah masuk dalam roadmap PLN 2025.
Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan Dinas ESDM Kaltara terkait dengan usulan pembangunan PLTS Sebakis ke APBN 2026 dengan kapasitas terpasang sebesar 100 kwp dengan anggaran mencapai Rp 9,5 miliar.
"Dukungan pemerintah daerah terhadap usulan tersebut telah melalui tahapan proses kewajiban pemenuhan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)," jelasnya.
Selanjutnya, program pembangunan 100 kilometer jalan tani per tahun, saat ini secara fisik sudah terealisasi sepanjang 35 km, dari total 107 km yang direncanakan.
program ini akan dilaksanakan di wilayah Nunukan, Lumbis, Krayan Barat, Krayan Timur, Nunukan Selatan, Sebatik, Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Timur, Sebatik Utara, Sebuku, Sei Manggaris, Sembakung, Sembakung Atulai dan Tulin Onsoi dengan total nilai anggaran sebesar Rp 25 miliar.
"Pembangunan jalan 50 km yang menghubungkan kecamatan dan desa, saat ini sudah memasuki tahap persiapan pekerjaan pasca lelang dan 1 paket jalan yang masih dalam tahap akhir lelang. Sehingga, diperkirakan pekerjaan pembangunan dan rekonstruksi jalan tersebut akan selesai pada Desember 2025, dengan nilai anggaran Rp 198,6 miliar," tutupnya. (akz)
Editor : Azwar Halim