Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tiga Rumah Warga di Krayan Timur Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kompor Gas

Riko Aditya • Senin, 6 Oktober 2025 | 14:10 WIB
DOK CAMAT NUNUKAN MEMBERSIHKAN PUING: Masyarakat desa membantu membersihkan sisa sisa puing kebakaran di ketiga rumah yang terbakar.
DOK CAMAT NUNUKAN MEMBERSIHKAN PUING: Masyarakat desa membantu membersihkan sisa sisa puing kebakaran di ketiga rumah yang terbakar.

 NUNUKAN – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga di Desa Long Sepayang, Kecamatan Krayan Timur pada Minggu (5/10) malam sekitar pukul 21.10 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah milik warga dan membuat 17 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Camat Krayan Timur, Lianthoni, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa hasil pemeriksaan bersama personel Polsek Krayan dan BPBD Nunukan menunjukkan api berasal dari kompor gas di salah satu rumah warga.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, sumber api berasal dari dapur, tepatnya dari kompor gas milik salah satu korban. Api dengan cepat membesar karena seluruh bangunan rumah terbuat dari kayu,” terang Lianthoni ketika dikonfirmasi, Senin (6/10).

Menurut keterangan saksi bernama Bill Clinton, yang merupakan tetangga korban, ia pertama kali melihat asap keluar dari dapur rumah milik Efendi Balang ketika hendak ke kamar mandi.

Saat dicek, api sudah menyala di area dapur. Saksi segera berteriak memanggil pemilik rumah dan membantu menyelamatkan penghuni yang berada di dalam, kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Namun, lantaran bangunan berdinding kayu dan berada saling berdekatan, api dengan cepat menjalar ke dua rumah di sekitarnya, milik Martinus Dawat dan Marten Sigar.

"Akhirnya warga berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan alat seadanya saja, hampir dua jaman baru api bisa dipadamkan," Ungkap Lianthoni

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun tiga rumah dilaporkan rusak parah, satu di antaranya hangus total. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp 500 juta.

Rumah milik Efendi Balang hangus terbakar dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 500 juta, sementara rumah milik Martinus Dawat dan Marten Sigar mengalami kerusakan sebagian dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp 2,5 juta dan Rp 5,5 juta.

Secara keseluruhan, terdapat 17 jiwa dari tiga keluarga yang terdampak akibat kebakaran tersebut.

Usai kejadian, pihak kecamatan bersama Polsek Krayan Timur dan BPBD Nunukan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, serta membantu proses pembersihan puing-puing kebakaran.

“Situasi keamanan saat ini sudah kondusif, aktivitas masyarakat kembali normal. Kami bersama aparat kepolisian dan BPBD juga membantu warga membersihkan sisa kebakaran,” beber Lianthoni.

Pemerintah Kecamatan Krayan Timur kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyalurkan bantuan sementara bagi keluarga terdampak. (raw)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #kebakaran