NUNUKAN - Sebanyak 32 mahasiswa baru asal Kabupaten Nunukan resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar melalui program Beasiswa Afirmasi, hasil kerja sama antara Pemkab Nunukan dan UNHAS.
Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Ir. Jabbar, di Ruang Pertemuan Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Sabtu pagi.
Program ini menjadi peluang emas bagi generasi muda perbatasan untuk menembus kualitas pendidikan tinggi di salah satu universitas terbaik di kawasan timur Indonesia.
Dari 107 pendaftar yang lolos seleksi administrasi, hanya 95 peserta mengikuti ujian tertulis. Hasilnya, 32 mahasiswa dinyatakan layak menerima beasiswa, setelah satu program studi tak terisi.
Dalam sambutannya, Ir. Jabbar menekankan bahwa para penerima beasiswa kini memikul amanah besar sebagai representasi daerah.
"Kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tapi juga membawa harapan seluruh masyarakat Nunukan. Jadilah contoh yang membanggakan," ujarnya.
Lebih dari sekadar dukungan finansial, beasiswa afirmasi ini meliputi pembiayaan penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah untuk membuka akses pendidikan tinggi yang merata dan inklusif.
Menariknya, Ir. Jabbar menyoroti bahwa Nunukan menjadi salah satu daerah yang dipercaya UNHAS dengan jumlah program studi terbanyak — mencapai 18 program.
“Daerah lain hanya mendapat kuota 2 hingga 10 prodi. Nunukan luar biasa dipercaya. Ini harus dibuktikan dengan prestasi,” tegas Jabbar.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa beasiswa bukanlah jalur pintas menuju Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kesempatan ini adalah tiket menuju masa depan, tapi tetap perlu usaha dan pencapaian pribadi. Ingat, rekrutmen PNS adalah kewenangan nasional,” tambahnya.
Sebaran peserta yang berasal dari berbagai kecamatan, mulai dari Nunukan, Sebatik, Seimenggaris, Krayan, hingga Kabudaya, memperlihatkan bahwa mimpi besar bisa lahir dari seluruh penjuru daerah.
Jabbar pun mengajak para mahasiswa untuk menjaga semangat kebersamaan. Ia menyarankan mereka membentuk grup komunikasi dan menjaga hubungan yang positif antarsesama.
“Kalian adalah angkatan pertama yang akan jadi panutan. Bangun jaringan, saling menguatkan, dan jadikan ini langkah awal untuk pulang membawa perubahan.” harapnya mengakhiri. (raw)
Editor : Azwar Halim