Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Korban Terakhir Kapal Sembako Terbalik di Sebatik Ditemukan Tewas

Riko Aditya • Selasa, 22 Juli 2025 | 13:55 WIB
PENEMUAN KORBAN: Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kapal sembako yang terbalik di Sebatik, dalam keadaan meninggal dunia. FOTO: DOK BASARNAS TARAKAN
PENEMUAN KORBAN: Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kapal sembako yang terbalik di Sebatik, dalam keadaan meninggal dunia. FOTO: DOK BASARNAS TARAKAN

NUNUKAN - Korban terakhir awak kapal dari kapal sembako yang terbalik di perairan Sebatik Minggu kemarin, akhirnya ditemukan, Selasa (22/7).

Kasi Operasional Basarnas Tarakan, Deden menyampaikan, korban yang diketahui bernama Hasim yang merupakan nakhoda tersebut, ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA, di perairan Sebatik.

Korban pun, ditemukan pada koordinat 4° 9'24.96"N 117°58'40.20"E dengan radius kurang lebih 5,30 nanometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Usai dievakuasi tadi, korban selanjutnya langsung dievakuasi ke rumah sakit di Sebatik,” kata Dede dalam pernyataannya kepada media, Selasa (22/7).

Dede juga menyampaikan, usai penemuan korban terakhir tersebut, tim SAR gabungan kemudian langsung melakukan debriefing dan operasi SAR diusulkan ditutup, serta unsur SAR yang terlibat dikembalikan di kesatuan masing-masing.

“Setelah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Sebatik untuk dikembalikan ke keluarga, operasi SAR resmi ditutup di hari ketiga pencarian, Selasa tanggal 22 Juli 2025,” beber Dede.

Dalam insiden ini, terdapat tiga orang awak kapal yang dua sebelumnya ditemukan selamat. Dia adalah Arifin dan Rahmat. Arifin terlebih dahulu ditemukan selamat oleh speedboat yang kebetulan lewat, setentara Rahman ditemukan di perairan Malaysia oleh Polis Marine Tawau, Senin (21/7) setelah sempat terombang-ambing semalaman.

Untuk diketahui, Kapal sembako para korban mengalami insiden kecelakaan hingga terbalik di perairan Sebatik, Minggu (20/7).

Kerusakan mesin menjadi penyebab terbaliknya kapal, berhubung sembako yang dimuat banyak, kapal tidak kuat menahan angin kencang dan gelombang besar. Keadaan itulah yang membuat kapal akhirnya terbalik. (raw)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #Kapal Sembako Tenggelam #lkp #basarnas