Pelindo Nunukan Tekankan Meminimalisir Risiko Kecelakaan Kerja ke TKBM
NUNUKAN - Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan Pelindo Regional 4 Nunukan. Ini bertujuan menekan risiko kecelakaan kerja terh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang beraktivitas di pelabuhan.
Manager SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Nunukan, Bangun Suyono menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan meningkatkan kompetensi pekerja sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Dijelaskan, pelatihan yang dilakukan merupakan langkah awal dalam memperkuat kesadaran dan pemahaman para pekerja terkait pentingnya penerapan K3. Dan Pelabuhan Nunukan tercatat sebagai yang pertama di wilayah Regional 4 program pelatihan ini secara langsung untuk TKBM.
“Ini merupakan langkah awal dan ke depannya akan berlanjut dengan program-program serupa yang sasarannya mencakup seluruh anggota TKBM di Nunukan,” ucap Bangun Suyono.
Lanjutnya, dengan pelatihan ini para peserta pelatihan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya.
Dengan berbagi ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan. Dan yang terpenting para TKBM diharapkan bisa bekerja dengan lebih aman dan mengimplementasikan apa yang didapatkan dari pelatihan.
“Kami berharap anggota yang mengikuti pelatihan ini dapat menularkan ilmunya kepada rekan-rekan sejawat demi meminimalisir kecelakaan kerja di lingkungan Pelindo Regional 4 Nunukan,” pesannya.
Diketahui, pelatihan K3 ini merupakan wujud nyata dari upaya Pelindo dalam mewujudkan pelabuhan yang lebih aman, sehat, dan produktif.
Sebab, selain meningkatkan keterampilan kerja, program ini sekaligus menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat di sekitar pelabuhan yang selama ini turut berkontribusi dalam aktivitas bongkar muat barang.
"Dengan adanya pelatihan ini, Pelindo Regional 4 Nunukan berharap dapat menciptakan budaya kerja yang lebih profesional dan berorientasi pada keselamatan, sehingga kegiatan operasional pelabuhan dapat berjalan lebih produktif dan optimal," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim