NUNUKAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terealisasi di sejumlah sekolah di Sebatik. Senin (14/7) hari ini, perdana pelaksanaan MBG di wilayah Kecamatan Sebatik Timur dan Sebatik Utara.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan, Akhmad mengaku, ada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) didirikan di Sebatik Utara dan Sebatik Timur untuk mengakomodir pelaksanaan MBG di Sebatik.
“Tadi langsung dibagikan makanannya, jadi pembagian perdana untuk di dua tempat itu, begitu launching, langsung dibagikan kemudian langsung dimakan disaksikan oleh Bupati dan dinas pendidikan dan seluruh tokoh masyarakat yang ada di Sebatik,” ujar Akhmad ketika konfirmasi, Senin (14/7).
Akhmad menerangkan, SPPG di Sebatik Utara, mencakup 17 sekolah negeri dan swasta. Mengakomodir semua sekolah mulai dari Paud, SD, SMP, SMA, MI dan MTS Sederajat.
Tidak hanya untuk siswa, ibu hamil dan menyusui juga masuk sasaran SPPG di Sebatik Utara.
“Jumlah siswa untuk MBG di Sebatik Utara ada 2.796 siswa, kalau ibu hamil dan menyusui ada sebanyak 286 orang, sehingga totalnya sebanyak 3082 paket,” ungkap Akhmad.
Sementara di Sebatik Timur, menaungi 14 sekolah dan hanya masih menjangkau siswa-siswi di sekolah saja, tidak untuk ibu hamil dan menyusui. Jumlah siswa yang diberikan MBG, ada sebanyak 2232 siswa.
Akhmad melanjutkan, meski sementara ini hanya ada dua SPPG saja di Sebatik, namun dirinya memastikan SPPG akan terus berkembang dan kemungkinan adanya penambahan pun, bisa terjadi termasuk untuk daerah lainnya.
“Tidak hanya di Sebatik, kami yakin sampai dengan seluruh sasaran tercapai akan ada SPPG nya, tinggal kita menunggu arahan daripada BGN pusat, dari pihak kita semua sudah siap mendirikan SPPG,” beber Akhmad. (raw)
Editor : Azwar Halim