Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

WNI Jadi Target Sindikat Judi Online, Konsulat RI Tawau Imbau Waspada Modus Rekening Pinjaman

Asrullah RT • Sabtu, 5 Juli 2025 | 15:01 WIB
Konsul RI Tawau, Aris Heru Utomo. Foto: DOK KRI TAWAU
Konsul RI Tawau, Aris Heru Utomo. Foto: DOK KRI TAWAU

NUNUKAN - Ribuan WNI telah dibujuk untuk bekerja di negara-negara Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir, dengan iming-iming gaji lebih tinggi. Namun mereka justru jatuh ke dalam jaringan penipuan internasional yang kejam.

Dari pengamatan yang dilakukan Kementerian Luar Negeri RI, faktor utama karena mudahnya mengakses kontak dan informasi WNI melalui group WA komunitas di negara setempat.

Modus yang digunakan adalah perkenalan melalui group WA dan meminta korban untuk meminjamkan rekening untuk menerima uang dalam jumlah besar dari pihak ketiga, untuk selanjutnya ditransfer ke rekening pelaku.

“Kami melihat modus serupa dapat terjadi wilayah kerja Konsulat RI Tawau karena komunitas WNI yang besar dan memiliki group WA dengan prosedur menjadi anggota relatif mudah,” ujar Konsul RI Tawau Aris Heru Utomo, Jumat (4/7).

“Untuk mencegah terjadinya penipuan seperti yang terjadi di beberapa negara di Asia Tenggara, kami mengeluarkan himbauan kepada WNI di wilayah kerja Konsulat RI Tawau yang meliputi Tawau, Kunak, Kalabakan, Lahad Datu dan Semporna agar berhati-hati, bijaksana dan waspada dalam berinteraksi keuangan dengan WNI yang belum dikenal dengan baik,” tambah Aris.

“Kami juga menghimbau apabila ada WNI yang menjadi korban, untuk segera melapor ke kepolisian setempat agar proses hukum dapat berjalan dan memberikan efek jera bagi pelakunya,” tegas Aris.

Selanjutnya ditambahkan oleh Konsul RI Tawau bahwa Polisi Sabah telah memberikan penegasan bahwa pihaknya akan terus menjalankan operasi untuk memberantas kegiatan judi online di Sabah, termasuk melakukan penahanan terhadap sindikat yang dikendalikan warga negara asing.

Seperti diketahui, sindikat judi online menggunakan berbagai cara untuk menarik korbn, termasuk menawarkan layanan pendaftaran dan penambahan nilai akun judi online.

Polisi Sabah juga secara terus menerus telah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan judian onli dan meminta WNI untuk melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan. (akz)

Editor : Azwar Halim
#judionline #PenipuanWA #KonsulatRITawau #WNIMalaysia #KejahatanSiber