NUNUKAN - Meski sudah sering terekspos ke publik, keberadaan Krayan sampai saat ini seperti tidak dihiraukan. Anggota DPRD Nunukan dapil Krayan pun sampai menyoroti nya.
Dia adalah Gat Khaled yang mengaku tiada hentinya menyuarakan kondisi Krayan, meskipun dia sendiri sejatinya sudah lelah berteriak. Bukti nyata Krayan masih juga belum tersentuh perhatian pemerintah daerah maupun pusat, membuat dia geram
“Sebenarnya kami sudah capek berbicara soal Krayan ini, seperti tidak terdengar, padahal kita ini juga bagian dari NKRI kan,” keluh Gat mempertanyakan.
Apalagi warga Krayan ingin sekali merasakan pembangunan infrastruktur seperti warga lainnya di Nunukan. Setidaknya jalan yang rusak layak untuk dilewati tidak seperti saat ini yang penuh dengan lumpur dan sulit untuk dilalui.
“Ya tidak perlu aspal, minimal batu lah dan jalan itu bisa dilewati dengan baik, mobil-mobil tidak kandas atau tersangkut, tak tenggelam di lumpur, apakah itu bisa terjadi, kami juga pendudukan Nunukan, karena itu kami hanya berharap belas kasihan dari pemerintah,” harap Gat.
Untuk itu, Gat pun berharap agar ada perhatian serius dan pemerintah seharusnya memprioritaskan sejumlah anggaran terhadap wilayah Krayan.
Menurutnya, selama ini tidak ada prioritas, tidak ada kebijakan yang berpihak dan itu membuat Krayan tidak akan pernah berubah.
Gat pun mengungkap keberadaan Krayan yang seperti dianak tirikan dan tidak pernah diberi kebijakan, akan selalu sulit. Ketika daerah lain mendapatkan anggaran Rp 1.000, Krayan pun disamakan mendapatkan Rp 1.000.
“Kalau ingin melihat perubahan berikan kebijakan, daerah lain dapat Rp 1.000, Krayan harus Rp 10.000, sekali lagi kami ingin mengetuk hati pengambil kebijakan di pemerintah, mudah-mudahan mereka masih punya hati nurani, masih punya rasa kemanusiaan terhadap warga masyarakat yang ada di Krayan," harap Gat mengakhiri. (raw)
Editor : Azwar Halim