Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

TNI AD di Perbatasan Kaltara Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Asrullah RT • Rabu, 4 Juni 2025 | 11:50 WIB
PENYERAHAN: Irdam VI/MLW Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto menyaksikan penandatanganan penyerahan hasil TMMD ke-124 2025 dari Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung
PENYERAHAN: Irdam VI/MLW Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto menyaksikan penandatanganan penyerahan hasil TMMD ke-124 2025 dari Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung

NUNUKAN - TNI Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat wilayah perbatasan dengan memberi perhatian pada infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 2025 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mendapat perhatian khusus.

Irdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto menegaskan bahwa TMMD kali ini tidak hanya menjadi sarana percepatan pembangunan di daerah, tetapi juga bagian dari strategi pertahanan wilayah yang menempatkan perbatasan sebagai kawasan prioritas.

“Wilayah perbatasan seperti Nunukan memiliki nilai strategis, baik dari sisi geopolitik maupun pertahanan. Melalui TMMD ke-124, kami tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kedaulatan wilayah,” ujar Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto, Rabu (4/6).

TMMD ke-124 yang merupakan bagian dari tahap kedua pelaksanaan tahun 2025 ini menyelesaikan sasaran fisik dan nonfisik.

Di antaranya, pembangunan jalan sepanjang 2.600 meter, pembuatan enam unit gorong-gorong, lima unit sumur bor, empat rehab masjid, serta satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang direhabilitasi.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menyentuh aspek strategis kehidupan masyarakat perbatasan.

Meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pendidikan hukum dan bahaya narkoba, hingga edukasi terkait stunting, pertanian, kesehatan, dan ketahanan keluarga.

Program ini diselaraskan dengan kebutuhan dan karakteristik lokal, serta dilakukan melalui sinergi bersama instansi pemerintah daerah.

“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat perbatasan. Mereka harus memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya menjaga tanah air dari pinggiran,” tambah Brigjen Eventius.

Dansatgas TMMD Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung yang juga Dandim 0911/Nunukan menyampaikan bahwa seluruh sasaran TMMD di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan telah rampung dan resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

“Ini adalah bentuk sinergi nyata antara TNI AD dan rakyat di wilayah perbatasan. Kami berharap semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD tetap terjaga dan menjadi modal sosial dalam pembangunan berkelanjutan di perbatasan,” pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#perbatasan #pemberdayaan masyarakat #tni ad #kaltara #infrastruktur #nunukan