NUNUKAN - Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan klaim nasib atlet belum ada kejelasan, setelah terjadinya dugaan kevakuman di KORMI Kalimantan Utara (Kaltara).
Apalagi sesungguhnya sejumlah atlet harus mempersiapkan diri untuk menghadapi Fornas VIII di NTB Juli mendatang.
Ketua KORMI Nunukan, M. Andi Akbar menerangkan, sejatinya persiapan di induk olahraga terus berjalan sejak awal tahun 2025, salah satu inorga prestasi yakni Federasi Airsoft Indonesia (FAI) peraih medali perak di Fornas Jabar 2023 lalu, terus melakukan persiapan.
“Kalau atlet kita sebenarnya tetap mempersiapkan apa yang seharusnya dipersiapkan, awal tahun ada seperti inorga berprestasi seperti FAI (Federasi Airsoft Indonesia) itu mereka aktif,” ungkap Abe sapaan akrabnya ketika dihubungi, Rabu (7/5).
Namun sayangnya, sampai dengan hari ini, pihaknya juga belum mendapatkan kepastian atau informasi apapun terkait fornas NTB dari KORMI Kaltara.
Dengan begitu, nasib atlet KORMI pun serba tidak jelas, sebab seperti telah terjadi kevakuman di KORMI Kaltara. Hal itu bahkan dibuktikan dengan tidak adanya komunikasi dari KORMI Kaltara ke KORMI Nunukan sampai hari ini.
“Tentu kami berharap KORMI Kaltara segera menyikapi dan memberi kepastian terhadap nasib atlet-atlet KORMI yang hendak menuju Fornas NTB bulan Juli nanti,” tambah Abe berharap. (raw)
Editor : Azwar Halim