NUNUKAN - Jembatan penghubung antar kecamatan di Kecamatan Krayan Barat yang putus karena banjir kini ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Atas tindakan ini, DPRD Nunukan mengapresiasi langkah cepat Pemkab Nunukan.
Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Ryan Antoni, bersama warga dari enam desa di wilayah Kurid, Kecamatan Krayan Barat, menyampaikan apresiasi Pemkab Nunukan, khususnya kepada Bupati H. Irwan Sabri, SE yang telah merespon cepat dan menginstruksikan pembangunan jembatan poros jalan Simpang Lembudud-Kurid yang sebelumnya putus akibat banjir.
"Mewakili masyarakat Krayan, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri atas perhatiannya merespon aspirasi masyarakat di Kecamatan Krayan,” ucap Ryan Antoni.
Ryan menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur permanen harus menjadi prioritas dalam penyusunan APBD Tahun 2026 agar tidak hanya sekadar solusi sementara saja yang dibangun saat ini.
Ia optimis Pemkab Nunukan memiliki kemampuan mewujudkan harapan masyarakat melalui alokasi anggaran tepat guna demi peningkatan kualitas hidup warga pedalaman khususnya wilayah Kurid yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi memadai.
Sementara, Kepala Desa Krayan Barat, Arifin Marten juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Nunukan terutama Bupati H. Irwan Sabri atas respon cepat dan perhatian terhadap kondisi darurat infrastruktur di Kecamatan Krayan Barat.
"Meski demikian warga berharap agar Pemkab Nunukan dapat mengalokasikan anggaran lebih besar pada APBD 2026 untuk membangun jembatan permanen atau minimal semi permanen sebagai solusi berkelanjutan menggantikan bangunan sementara saat ini," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim