Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tersangka Sabu di Nunukan Ini Hamil 7 Bulan, Dipastikan Mendapatkan Perhatian Khusus

Riko Aditya • Senin, 14 April 2025 | 16:48 WIB
HADIRKAN TERSANGKA: Seluruh tersangka dalam pengungkapan kasus sabu selama sebulan, dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Nunukan. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN
HADIRKAN TERSANGKA: Seluruh tersangka dalam pengungkapan kasus sabu selama sebulan, dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Nunukan. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

NUNUKAN - Saat pemusnahan sabu digelar di Polres Nunukan, seluruh tersangka dihadirkan. Terdapat satu perhatian, dimana salah satu tersangka kurir sabu tersebut, seorang wanita berinisial MN (38) yang sedang mengandung atau hamil 7 bulan.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas menegaskan, Polres Nunukan tentunya akan memberikan perhatian khusus terhadap tahanan yang berstatus hamil, mengandung janin bayi. Apalagi umur kehamilan yang bersangkutan, disebut sudah cukup tua.

“Penanganannya nanti akan ada penempatan spesipikasi sendiri, khususnya untuk lebih memperhatikan kehamilannya, seperti selnya nanti ada khusus sendiri, tidak akan digabung dengan yang lain,” ujar Boni ketika ditanyakan status tersangka tersebut, Senin (14/4).

Boni juga memastikan perhatian dan penanganan dari penyidik Polres Nunukan pun, akan dilakukan 1x24 jam non stop. Sebab, hak-hak yang bersangkutan sebagai seorang ibu, menjadi perhatian khusus dalam kondisi yang dihadapinya.

Boni menerangkan, MN telah mengandung bayi berumur 7 bulan. Jika nantinya sudah saatnya mendapatkan penanganan medis, MN pun akan diperlakukan layaknya seperti ibu hamil seperti masyarakat biasanya.

Sejatinya Polres Nunukan juga punya klinik terkait penanganan ibu hamil, namun tentu masih terdapat keterbatasan alat dan sarana, meski klinik telah dilengkapi perawat hingga dokter.

“Jadi nanti jika sudah mendekati masa persalinan, tentunya kita akan berikan haknya menjalani pelayanan pemeriksaan hingga ke rumah sakit,” jelas Boni.

Boni sendiri telah mengungkapkan, sebagian besar tersangka sabu yang tertangkap dalam pengungkapan tersebut, merupakan kurir sabu yang mendesak karena kebutuhan ekonomi, mereka rela menjadi kurir barang haram tersebut. Salah satunya MN, ibu rumah tangga (IRT) yang telah hamil 7 bulan tersebut.

MN sendiri, dibekuk di Sebatik lantaran diduga menyimpan sabu di oven. Dia disebut pemasok sabu yang diselundupkan dari Malaysia. Berat sabu yang dia bawa mencapai 100 gram lebih.

Dari pengembangan penangkapan dirinya, juga diamankan dua orang kurir sabu lainnya juga yang juga telah diamankan personel Satrekoba Polres Nunukan. (raw)

Editor : Azwar Halim
#perhatian khusus #kaltara #hamil #nunukan #sabu - sabu