Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banjir hingga Longsor Terjadi di Nunukan, BPBD Antisipasi Kejadian Susulan

Asrullah RT • Sabtu, 29 Maret 2025 | 16:39 WIB
PEMBERSIHAN: Personel BPBD Nunukan membersihkan sampah yang tertahan di jembatan Pasar Baru, Nunukan Utara.
PEMBERSIHAN: Personel BPBD Nunukan membersihkan sampah yang tertahan di jembatan Pasar Baru, Nunukan Utara.

NUNUKAN - Hujan deras disertai petir yang terjadi pada Jumat (28/3) sekira pukul 23.00 Wita hingga pagi Sabtu, (29/3) membuat sejumlah daerah banjir. Seperti yang terjadi di Jalan TVRI dan sekitarnya.

Kasubid Evakuasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan Hasanuddin menyampaikan BPBD Nunukan terus memantau lokasi terdampak banjir dan tanah longsor. Dan sejumlah upaya juga sudah dilakukan terhadap warga yang terdampak.

"Sejak menerima informasi kami lagi ke lapangan. Jalan TVRI, Pangkalan, Pasar Baru lokasi utama tadi malam kami tangani. Jadi tidak hanya banjir saja. Dibeberapa tempat juga ada potensi tanah longsor," ucap Hasanuddin kepada Radar Tarakan, Sabtu (29/3).

Dijelaskan, sejak pagi pihaknya membantu masyarakat yang terdampak banjir. Sebab, kondisi air yang masuk ke rumah warga harus dikeluarkan menggunakan pompa air. Menghadapi situasi ini pihaknya bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan.

"Dampak banjir banyak rumah warga yang kebanjiran air tidak bisa keluar. Sehingga, disedot pompa air karena posisi rumah rendah," jelasnya.

Kemudian, titik longsor terjadi di Nunukan Tengah, RT 20 dan 16. Ditempat sejumlah rumah berisiko terdampak longsor susulan. Sementara, di RT 16 dan jembatan yang longsor dan pekarangan rumah terlihat longsor.

"Di RT 16 Bukit Indah, ada dapur sudah miring kondisinya curam, dan kemiringan 70 derajat. Dan tidak memiliki Siring antisipasi longsor," tambahnya.

Selain itu, pembersih di sejumlah titik juga dilakukan pasca sampah terbawa arus sungai. Tepatnya jembatan di Jalan Pasar Baru kondisinya tertumpuk sampah. Ini dikhawatirkan jika terjadi hujan deras potensi banjir. "

"Sampah ada bangkai sapi, pohon kelapa ini yang kami segera bersihkan menggunakan alat," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#antisipasi #kaltara #banjir #bpbd #lonsor #nunukan