Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Stok Sembako Langka, Camat Krayan Selatan: Sopir Tidak Sanggup, Mobil Banyak yang Rusak

Asrullah RT • Rabu, 26 Februari 2025 | 16:58 WIB
CAMAT KRAYAN SELATAN RUSAK PARAH : Kondisi jalan yang menjadi akses satu-satunya antara kecamatan di Krayan kondisi memprihatinkan yang berdampak pada distribusi barang.
CAMAT KRAYAN SELATAN RUSAK PARAH : Kondisi jalan yang menjadi akses satu-satunya antara kecamatan di Krayan kondisi memprihatinkan yang berdampak pada distribusi barang.

NUNUKAN - Kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) masyarakat di Kecamatan Krayan Selatan semakin langka. Situasi ini diakibatkan akses jalan yang rusak sehingga menyulitkan distribusi ke Kecamatan Krayan Selatan.

Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli menyampaikan sejumlah kebutuhan sembako masyarakat saat ini langkah. Diantaranya, gula pasir, minyak goreng. Dan situasi ini terjadi sejak Januari 2025 lalu.

"Untuk sementara ini stok barang seperti gula, minyak goreng, BBM (bahan bakar minyak) masih langka," ucap Oktavianus Ramli kepada Radar Tarakan, Rabu (26/2).

Dijelaskan, terjadi kelangkaan kebutuhan masyarakat dikarenakan akses jalan menuju Krayan Selatan yang sulit. Bagaimana tidak, untuk sampai ke Krayan Selatan mobil yang mengakut sembako tertahan di jalan.

"Mobil yang memasok barang dari Krayan sudah jarang masuk. Karena sopir tidak sanggup dan mobil banyak yang rusak," jelasnya.

Karena sulitnya mendapatkan sembako kini berdampak pada harga. Ia mencontohkan seperti telor ayam untuk harga normal Rp 80 ribu kini naik hingga Rp 100 ribu per piring.

"Harga terus naik. Barang kebutuhan masyarakat kalau tidak ada masyarakat harus menahan diri saja. Karena memang barangnya tidak bisa di datang. Tidak ada alternatif lain," kisahnya.

Selain itu, kondisi diperparah dengan sulitnya barang asal negeri Sarawak, Malaysia masuk ke Krayan. Sebab, selama ini masyarakat Krayan bergantung dengan produk negeri jiran.

"Info jalan di perbatasan di wilayah Malaysia rusak berat. Sama kondisi dengan kondisi di Krayan Selatan. Mobil mereka di Malaysia juga nginap juga di jalanan. Mobil jarang antar barang ke Indonesia lagi," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #jaln rusak #stok #mobil rusak #nunukan #sembako #Krayan Selatan #tanjung selor