NUNUKAN - Menghadapi kampanye, Polres Nunukan telah menerjunkan sebanyak 300 orang personel. Seluruhnya siap mengawal jalannya kampanye dalam pilkada.
Pengawalan pada pilkada, sejatinya telah dilakukan sejak tanggal 25 September dan akan berlangsung hingga 23 November mendatang. Penegasan ini disampaikan langsung Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas.
Dirinya mengaku, selama masa kampanye, tentu pihaknya lebih intens berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu Nunukan termasuk kontestan pada Pilkada kali ini.
Dirinya menegaskan, Polres Nunukan siap melakukan pengamanan dimanapun kampanye itu dilakukan para calon bupati dan wakil bupati.
“Ya, kami dari Polres Nunukan personel sudah siap melakukan pengamanan selama Pilkada berlangsung, begitu pula selama tahapan masa-masa kampanye, kita punya 300 personel yang diturunkan,” ungkap Boni kepada wartawan, Sabtu (6/10).
Sementara personel yang disiagakan, untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan kampanye berlangsung.
Ratusan personel tersebut dibagi menyesuaikan dengan jadwal pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh masing-masing paslon bupati dan wakil bupati Nunukan.
Boni juga menerangkan, terkait titik kerawanan, pihaknya masih melakukan klasifikasi terhadap titik-titik rawan di setiap daerah pemilihan (dapil).
Namun juga berkaca di tahun tahun pengalaman sebelumnya, pihaknya akan memfokuskan di wilayah Dapil Empat.
Disisi lain, dirinya menghimbau kepada masing-masing paslon, parpol pengusung, relawan, tim sukses hingga simpatisan, untuk menjalankan pesta demokrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Hal yang patut menjadi perhatian, masing-masing paslon harus merangkul pendukungnya, agar bisa tetap melaksanakan dan menikmati pesta demokrasi ini tanpa melanggar aturan,” harapnya. (raw/lim)
Editor : Azwar Halim