NUNUKAN - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Nunukan memastikan terus mengupayakan kelancaran tes PPPK termasuk CPNS nantinya di wilayah pedalaman.
Itu dikuatkan dengan kolaborasi yang dilakukan bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan dengan Diskominfotik sendiri, dimana akan terus mengupayakan penyediaan jaringan internet yang memadai, guna kelancaran pelaksanaan tes yang diwajibkan berjalan sesuai standar yang ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Diskominfotik Nunukan, Kaharuddin mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pelaksanaan tes di wilayah pedalaman saat ini, adalah keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Tentunya untuk mengatasi hal ini, Diskominfotik akan berperan dalam penyediaan bandwidth yang dibutuhkan.
"Kami akan menyiapkan bandwidth internet yang cukup besar, sesuai standar BKN. Kalau diperlukan, bandwidth bisa ditingkatkan hingga 400 Mbps," ujar Kaharuddin kepada wartawan, Minggu (22/9).
Di samping itu pihaknya juga memiliki beberapa opsi teknologi, seperti penggunaan jaringan Telkomsel dan Starlink untuk menyediakan akses internet di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik.
Misalnya di wilayah seperti Kecamatan Lumbis, pihaknya akan memanfaatkan fiber optik nantinya, sementara untuk di Krayan, Starlink menjadi opsi utama karena infrastruktur di wilayah tersebut belum memungkinkan untuk teknologi lain.
Selain itu, pihaknya juga memastikan telah melakukan simulasi uji coba jaringan di Krayan dan menunjukkan hasil yang sangat bisa diandalkan.
"Ya, kami sudah mencoba Starlink di Krayan, dan hasilnya sangat baik. Hal ini memberikan keyakinan bahwa tes PPPK dan CPNS bisa dilaksanakan tanpa kendala di wilayah tersebut nantinya," tambahnya.
Di sisi lain, pihak Diskominfo juga sudah berkoordinasi dengan beberapa sekolah di wilayah pedalaman, seperti di Lumbis dan Krayan yang memiliki laboratorium komputer, sebab fasilitas ini akan dimanfaatkan sebagai lokasi pelaksanaan tes.
"Sekolah-sekolah disana sebenarnya sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai, tinggal kami lengkapi dengan jaringan internet sesuai standar BKN," ungkap Kaharuddin.
Selain itu, pihak Diskominfo juga menyatakan bahwa jika terdapat gangguan jaringan selama pelaksanaan tes, mereka sudah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, misalnya seperti mempersiapkan jaringan cadangan dan pengamanan teknis untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan tanpa hambatan. Kerjasama antara BKPSDM dan Diskominfotik ini juga mencakup penyediaan peralatan tambahan jika diperlukan.
Pelaksanaan tes CPNS dan PPPK di wilayah pedalaman tersebut, tentu diharapkan dapat berjalan lancar dengan komitmen kerjasama yang dilakukan BKPSDM, Diskominfo, dan pihak sekolah setempat untuk memastikan semua persiapan harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh BKN.
"Kami tidak bisa asal asalan, BKN memiliki standar yang harus kami ikuti, dan persiapan ini dilakukan untuk memenuhi standar tersebut," beber Kaharuddin. (raw/lim)
Editor : Azwar Halim