Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Fokus Pemeriksaan Kesehatan Gratis Door to Door

Radar Tarakan • Kamis, 5 September 2024 | 12:21 WIB
RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN BARU MENJABAT: Dansatgas Yon Armed 11/GG Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra akan melanjutkan tugas Satgas Pamtas di wilayah perbatasan Nunukan.
RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN BARU MENJABAT: Dansatgas Yon Armed 11/GG Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra akan melanjutkan tugas Satgas Pamtas di wilayah perbatasan Nunukan.

NUNUKAN - Dikesempatan coffe morning bersama media, Satuan Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia, Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 11/Guntur Geni (GG) Kostrad menekankan akan fokus pada program pemeriksaan kesehatan secara gratis yang akan diberikan kepada masyarakat secara door to door.

Penegasan itu disampaikan langsung Dansatgas Yon Armed 11/GG Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra.

Dirinya menerangkan, satuan mereka di samping melaksanakan tugas utama dalam menjaga tapal batas Negara dan kedaulatan NKRI, personel juga akan berkomitmen untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat khususnya perbatasan RI-Malaysia.

“Jadi kami memiliki program untuk pemeriksaan kesehatan ya, itu gratis dan akan dilakukan door to door,” ujar Gde kepada awak media, Rabu (4/9).

Ketika pihaknya bertugas, nantinya akan ada tenaga kesehatan yang bertugas di setiap Pos Pamtas.

Tujuannya jelas guna mengasistensi kebutuhan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, tentu juga akan menjadi momen prajurit penjaga perbatasan untuk melakukan edukasi nasionalisme dan wawasan kebangsaan.

Apalagi di wilayah Nunukan yang memiliki perbatasan darat dan laut dengan Malaysia, ada banyak kasus yang seringkali membuahkan simalakama dalam penegakan dan penindakan hukum.

Pertimbangan geografis dan kemanusiaan, akan menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

“Jadi menghadapi fenomena tersebut, tentu butuh sentuhan dalam hal penguatan landasan nasionalisme, saat pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan, tentu edukasi nasionalisme dan wawasan kebangsaan bisa dibeberkan pelan-pelan,” tegas Gde.

Disamping itu, Dansatgas Gde juga aman menekankan kepada prajuritnya, untuk memandang pentingnya melakukan counter informasi yang masuk di perbatasan.

Sekecil apapun informasi, maka hal tersebut harus dipastikan akurasinya, agar tidak menimbulkan gejolak yang tidak perlu di kalangan masyarakat perbatasan.

Menurutnya, di zaman dengan era digitalisasi, framing media lebih kepada klik and viral. Meski ada kompartemen yang seharusnya belum bisa terpublikasi, itu bisa terekspose sedemikian rupa.

“Jadi di sinilah peran awak media menjadi krusial untuk menyaring dan menyajikan informasi akurat,’’ harap Gde.

Satgas Pamtas Yon Armed 11/GG Kostrad, telah bertugas di Nunukan menggantikan Yonarhanud 8/MBC yang telah selesai menjalankan tugasnya Agustus lalu. Yonarmed 11/GG sendiri bermarkas di Kota Magelang, Jawa Tengah. (raw/lim)

Editor : Azwar Halim
#gratis #ri-malaysia #program #nunukan #Batalyon artileri medan #satgas pamtas #pemeriksaan kesehatan