Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Disbudporapar Nunukan Klaim Perputaran Uang di Pergelaran Kuliner dan Event di Paras Perbatasan Capai Miliaran Rupiah

Radar Tarakan • Selasa, 13 Agustus 2024 | 10:00 WIB
DOK RADAR TARAKAN EKONOMI MENINGKAT: Sejumlah jajanan kuliner di yang berjualan di Paras perbatasan.
DOK RADAR TARAKAN EKONOMI MENINGKAT: Sejumlah jajanan kuliner di yang berjualan di Paras perbatasan.

NUNUKAN - Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Nunukan mengklaim perputaran klaim perputaran uang dalam pergelaran kuliner dan event lainnya yang dipusatkan di Paras Perbatasan Nunukan mencapai miliaran rupiah.

Itu dipastikan Kepala Disbudporapar Nunukan, Abdul Halid. Dirinya mengungkapkan, pelaksanaan rangkaian HUT Nunukan di tahun ini, berhasil menciptakan ekonomi yang signifikan melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan.

Dirincikan, transaksi perputaran uang dan partisipasi selama event, diantaranya dalam event wedding market festival, omzet selama empat hari mencapai Rp 191.418.000 dengan partisipan sebanyak 1.992 orang.

Kemudian dilanjutkan dengan Boxing day yang omzet tiket masuk selama tiga hari Rp 9.000.000 dengan partisipan 840 orang.

Disisi lain ada Ramadan Festival omzet selama enam hari dalam festival mencapai Rp. 24.000.000 dengan partisipan sebanyak 160 orang.

Kemudian dalam kegiatan gerak jalan omzet selama satu hari saja mencapai Rp 680.000,000 dengan partisipan sebanyak 3.600 orang.

“Kami juga hitung omzet di kecamatan lain, seperti krayan omzet selama empat hari kegiatan HUT disana 456 juta dengan partisipan sebanyak 300 orang, termasuk di kecamatan tulin onsoi, omzet selama tiga hari itu mencapai 226 juta dengan partisipan sebanyak 500 orang,” ungkap Abdul Halid.

Hal mengejutkan pula, datang dari rangkaian HUT Nunukan di kecamatan lumbis, omzet selama sembilan hari mencapai Rp 1.723.900.000 dengan partisipan sebanyak 12.000 orang.

Terakhir kegiatan di Paras Festival (Paras Perbatasan), omzet selama 14 hari akumulasinya mencapai Rp 1.120,248,000 dengan partisipan sebanyak 7.000 orang.

"Jadi tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal dengan total omzet sementara sebesar Rp 4,8 miliar ya, tetapi juga menarik total partisipan 26.392 orang, ini menunjukkan artinya antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan kontribusi yang besar dalam memajukan ekonomi serta memperkenalkan potensi daerah kabupaten Nunukan pastinya,” tegas Abdul Halid.

DIsatu sisi, event-event yang telah terlaksana di klaim secara garis besar juga telah memberikan dampak ekonomi di wilayah penyelenggara, selain itu misi dalam mempromosikan sektor pariwisata Nunukan juga turut terdongkrak dengan hadirnya wisatawan luar khususnya dari Malaysia. (raw/lim)

Editor : Azwar Halim
#Paras #kaltara #nunukan