NUNUKAN - Sejumlah program prioritas telah disiapkan bakal calon (balon) bupati Nunukan H. Andi M. Akbar M. Djuarzah, S.E, M.M. Selain alih status pegawai honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Andi Akbar sapaan akrabnya juga memberikan perhatian pada pemerataan pembangunan di 21 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Nunukan. Program ini tentunya bakal menjadi konsen untuk dilakukan jika mendapatkan amanah masyarakat Nunukan.
"Termasuk memastikan bagaimana kebutuhan dasar masyarakat berkaitan terpenuhi. Pemerataan pembangunan ini melalui kegiatan padat karya. Yang mana melibatkan masyarakat sekitar," ucap Andi Akbar, Rabu (19/6).
Dijelaskan, sejumlah program yang dimasukkan ke dalam visi misi terkait pemerataan pembangunan yang ada di Kabupaten Nunukan. Mulai dari sektor pendidikan, kebutuhan dasar warga, ekonomi dan ketahanan pangan.
“Jadi menyentuh seluruh kecamatan yang ada, untuk bus sekolah dalam program itu karena keadilan bagi pendidikan yang terarah dan berkelanjutan," jelas sekretaris DPD Hanura Kaltara ini.
Selanjutnya, yang menjadi konsen yakni kebutuhan dasar masyarakat, seperti kebutuhan air bersih dan listrik. Meskipun, terkait listrik merupakan kewenangan BUMN.
"Tetapi koordinasi kita pasti harus tetap berjalan mengupayakan supaya PLN ini bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tambah pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltara ini.
Kemudian, ekonomi kerakyatan, salah satunya di pertanian dan perkebunan semuanya harus berkelanjutan. Salah satu contoh peternakan harus mempunyai lahan khusus atau desa percontohan peternakan seperti ternak sapi, harus disusun ada lahan untuk itu.
"RAB harus disusun ada lahan, kandang, dan berapa kapasitas kandang untuk diberikan bantuan peternakan. Namun tetap sambil melihat kondisi keuangan daerah. Kita harus optimis bisa menaikkan karena, di situlah ekonomi masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya. (akz/lim)
Editor : Azwar Halim