NUNUKAN - Satu unit rumah warga di Desa Kalunsayan RT 002 Kecamatan Tulin Onsoi terbakar, pada Kamis (13/6) dini hari. Tidak hanya rumah warga, rumah walet yang berada di sebelahnya juga ikut terbakar.
Rumah panggung berbahan kayu tersebut berukuran sekitar lima kali tujuh meter persegi, sementara rumah walet berukuran empat kali enam meter dengan 3 lantai, seluruhnya juga habis dilahap sijago merah.
Danton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan sektor Kecamatan Tulin Onsoi, Emanuel Eman mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.55 Wita. Rumah yang terbakar merupakan rumah dan bangunan walet milik Siprianus Sati, seorang wakil adat besar di Sungai Tulin.
“Malam itu laporan kami terima langsung ditindaklanjuti segera ke lokasi, kami menurunkan unit armada mobil pemadam kebakaran,” ujar Eman ketika dihubungi, Kamis (13/6).
Eman menerangkan, ketika personel sampai di lokasi, kondisi api sudah besar dan begitu cepat merambat membesar ke wilayah bangunan terdekat, karena rumah yang terbakar sebagian besar berbahan kayu.
Meski begitu, api bisa dijinakkan, meski hampir seluruhnya bangunan hangus terbakar. “Proses pemadaman itu sampai pendinginan berlangsung sekitar setengah jam lebih, karena sudah membesar api, tinggal memadamkan dan pendinginan,” ungkap Eman.
Hasil pemeriksaan semenatara, penyebab munculnya awal api diduga berasal dari korsleting listrik yang berada pada bagian dapur rumah. Api yang memang muncul secara tiba-tiba membuat pemilik rumah panik, karena api sudah membesar.
Meski sempat berusaha dipadamkan dengan alat seadanya, api tidak bisa dikuasai, sampai akhirnya petugas Disdamkar datang dan baru berhasil ditangani. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Ya, dugaan sementara korsleting pada colokan dan kabel listrik yang berada di dapur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kalau kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” beber Eman. (raw/lim)
Editor : Azwar Halim