Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Lagi, PMI Pulang via Jalur Perbatasan Ba’kelalan-Long Midang Kaltara

Radar Tarakan • Jumat, 22 Maret 2024 | 10:24 WIB
Photo
Photo

NUNUKAN - Jalur perbatasan Ba'kelalan, Sarawak-Long Midang, Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi jalan pulang pekerja migran Indonesia (PMI) ke tanah air. Bahkan, Selama Maret jumlah PMI yang kembali secara tidak resmi tercatat 13 orang.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Nunukan, Jodhi Erlangga menyampaikan personel Imigrasi yang bertugas di Pos Imigrasi Krayan kembali mendapati empat orang yang masuk ke wilayah Indonesia. Sehingga, pemeriksaan intensif dilakukan di Pos Imigrasi Long Midang, Krayan.

“Petugas kembali melakukan pemeriksaan terhadap empat orang PMI yang melalui Pos Check Point Imigrasi Long Midang Krayan. Mereka merupakan WNI yakni Rukhoiyah (46), Nurcahyanto (49), Wahid Kamang (49) dan Muhammad Khaeril Aswandi (18),” ucap Jodhy Erlangga, Kamis (21/3).

Dijelaskan, empat orang PMI ini masuk melalui perlintasan Ba’kelalan, Malaysia-Long Midang, Indonesia. Kemudian, PMI ini diperiksa Personel Satgas Pamtas di Pos Gabma Long Midang. Kemudian, diarahkan ke Pos Imigrasi Long Midang untuk dilakukan wawancara mendalam Petugas Pos Imigrasi Krayan.

“Hasil wawancara ditemukan bahwa dua dari empat orang PMI merupakan warga dari Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kemudian, satu orang warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan satu orang warga dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta,” jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan setiap PMI ke petugas, saat masuk ke wilayah Malaysia melalui dua jalur resmi. Di antaranya, masuk melalui TPI Entikong pada 2016. Dua lainnya melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan pada 2018.

“Selama di Malaysia bekerja sebagai buruh di pabrik plywood. Dari keterangan empat orang PMI tersebut memutuskan untuk berhenti bekerja dikarenakan masalah gaji kerja yang tidak kunjung dibayarkan perusahaan selama empat bulan terakhir. Sehingga, memutuskan kembali ke Indonesia melalui jalur Ba’Kelalan-Long Midang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, setelah berada di Krayan, PMI ini untuk sementara tinggal di Long Bawan, Krayan sembari mengurus tiket pulang melalui rute Krayan-Tarakan. “Dari Tarakan nantinya keempat orang ini akan menggunakan pesawat untuk kembali ketempat asal mereka secara mandiri,” imbuhnya. (akz/lim)

 

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nunukan #pmi