NUNUKAN - Tangani kelangkaan air di musim kemarau, Pemkab Nunukan sejatinya telah berkolaborasi dengan Forum CSR membangun sumur bor disejumlah wilayah.
Setidaknya ada 15 Sumur bor yang tersebar di 15 titik di Pulau Nunukan. Itu dipastikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Nunukan, Rohadiansyah. Dirinya mengungkapkan, sejauh ini sudah ada, 8 titik sumur bor yang sudah dibangun di delapan kelurahan di pulau Nunukan.
"Jadi lokasi kedelapan sumur bor itu, ada di RT 13 Sungai Bilal Kelurahan Nunukan Barat, di Kantor lurah Nunukan Tengah, Kantor Lurah Nunukan Timur, Kantor Lurah Nunukan Tengah, Kantor lurah Selisun, TK Pembina KPN Nunukan Selatan, kemudian di RT 2 Kelurahan Mansapa dan RT 13 Kelurahan Tanjung Harapan," ungkap Rohadiansyah kepada wartawan.
Sementara sumur bor yang dibangun Forum CSR tahun 2023, ada tujuh titik tersebar juga dibeberapa tempat dalam beberapa kelurahan di pulau Nunukan.
Titik lokasi pembangunan sumur bor dari dana CSR berdasarkan data, titik 1 berada di jalan Tanjung Harapan RT 09, titik 2 di jalan Sungai Jalan Fatimah Kampung Timur, titik 3 dibelakang SMK Negeri Nunukan, titik 4 di Jl Mansapa Dalam Kampung Timur, titik 5 Jalan Panamas RT 003/RW 001 Mansapa, titik 6 di Jalan Lumba-Lumba lorong 2 dan titik 6 Jalan Hasanuddin Sungai Bolong.
"Sumur bor itu telah memberikan manfaat kepada masyarakat, seperti sumur bor di RT 13 Sungai Bilal Kelurahan Nunukan Barat dan sumur bor di Kantor Lurah Nunukan Utara, digunakan masyarakat kok," beber Rohadiansyah.
Rohadiansyah juga memastikan, selain pembangunan sumur bor, Pemkab Nunukan melalui Perumda Tirta Taka, BPBD Nunukan, Pemadam kebakaran dan PMI Nunukan, menggunakan mobil tangki juga terus menyalurkan air bersih ke masyarakat hingga saat ini. (raw/har)
Editor : Azwar Halim