NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan bergerak cepat mengantisipasi terjadinya inflasi daerah. Pasar murah digelar melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Nunukan di sejumlah titik.
Kabid Perdagangan, DKUMKPP Nunukan Dior R Frames menyampaikan pasar murah dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Langkah ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga.
"Kita akan membuka empat titik pasar murah. Tersebar di dua yakni kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan. Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat," ucap Dior R Frames kepada Radar Tarakan, Rabu (28/2).
Dijelaskan, pasar murah akan dilaksanakan saat sore hingga malam hari. Tujuannya agar masyarakat dapat mengakses lokasi dan jadwal pasar murah yang telah ditetapkan. Barang yang disediakan merupakan kebutuhan pokok dan barang penting. Diantaranya, gula pasir, tepung, minyak goreng dan barang lainnya.
Ia mengaku, adanya pasar murah yang dibuka DKUMKPP mendapatkan respons positif di masyarakat. Bahkan, pengakuan masyarakat sudah menunggu hadirnya pasar murah yang dilaksanakan Pemkab Nunukan.
"Respons masyarakat sangat positif. Bahkan, masyarakat sudah menunggu pasar murah yang kita laksanakan," jelasnya.
Ia menegaskan, harga barang yang diperjualbelikan saat pasar murah yakni harga distributor. Sehingga, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk memastikan pasar murah dapat dinikmati secara merata di masyarakat. Penjualan dilakukan tidak menerima pembelian secara borongan.
Pihaknya berharap program pasar murah yang dilaksanakan dapat dimanfaatkan masyarakat. Dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang dilayani pasar murah. "Masyarakat juga saling memahami sama-sama membutuhkan. Sehingga, penjualan dilakukan terbatas agar semua masyarakat dapat," jelasnya. (akz/lim)
Editor : Azwar Halim