Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga Lumbis Pansiangan Cari Warga Malaysia Hilang di Sungai

Sopian Hadi • Sabtu, 15 April 2023 | 17:28 WIB
IKUT MENCARI: Masyarakat Lumbis Pansiangan kompak ikut mencari 3 orang warga Malaysia yang jatuh di sungai. DOKUMENTASI LUMBIS
IKUT MENCARI: Masyarakat Lumbis Pansiangan kompak ikut mencari 3 orang warga Malaysia yang jatuh di sungai. DOKUMENTASI LUMBIS
NUNUKAN – Warga masyarakat Kecamatan Lumbis Pansiangan, ikut melakukan pencarian 3 orang warga negara asal Malaysia yang disebut hilang jatuh ke sungai pada Kamis (13/4) kemarin.

Tiga warga negara Malaysia tersebut, hanyut di Sungai Panawan – Talangkai di Kawasan Sepulut daerah Nabawan, Sabah, Malaysia, karena insiden terbaliknya perahu mereka.

Pencairan juga dilakukan di Lumbis Pansiangan, karena air Sungai Panawan di Malaysia, mengalir ke Sungai Talangkai, kemudian bersambung dengan Sungai Pampangon, menuju Sungai Logongon di Malaysia.

Dari Logongon, sungai bersambung dengan wilayah Indonesia, yaitu sungai Pansiangan, kemudian terus mengalir menuju Sungai Sembakung.

Itu disampaikan Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis. Dirinya mengaku, aksi masyarakat yang turun ke sungai, adalah bentuk solidaritas sebagai Dayak se Rumpun Murut.

Dimana Dayak Agabag yang hidup di bantaran sungai, mulai Labang, hingga Manuk Bungkul di Sembakung, juga merupakan bagian dari rumpun murut.

"Ya, ini gerakan solidaritas kemanusiaan, karena mereka masih serumpun dengan kita. Kurang lebih 40 persen penduduk asli Kalimantan Utara dari Dayak Agabag, Dayak Tahol, Dayak Bulusu, Dayak Abai, Dayak Okolor, sebagian besar juga penduduk asli Sabah, Malaysia," ujar Lumbis kepada wartawan, Sabtu (15/4).

Lumbis mengaku, pencarian sudah dilakukan sejak Kamis (13/4). Pencarian dilakukan bersama warga adat, setelah ada permintaan dan pemberitahuan musibah tersebut, dari Ketua Daerah Pagalungan.

Pihaknya dihubungi oleh Ketua Daerah Pangalungan, Tuan KD Philip Antugi, dimana memberitahuan telah terjadi kecelakaan perahu karam di sungai Panawan-Talangkai di kawasan Sepulut Daerah Nabawan Sabah Malaysia.

"Jadi informasinya itu, ada sebanyak 4 orang yang hilang. Awalnya hanya 3, bertambah 1 saat mencoba selamatkan korban yang terlibat, ternyata yang menolong ini, ikut terbawa arus juga," kata Lumbis.

Saat kejadian, sungai sedang banjir. Arus sungai sangat kencang. Insiden yang terjadi melibatkan keluarga bernama Rabinus bin Palanuk. Mereka selesai berkebun, akan pulang ke rumahnya di Kampung Sisingon dengan menyeberangi Sungai Panawan, menggunakan perahu ketinting.

Arus sungai yang deras, mengakibatkan kapal ketinting yang dinaiki bersama istri dan kedua anaknya, melintang dan akhirnya tenggelam terhantam arus.

"Jadi yang sudah ditemukan, istrinya korban, sementara kedua anaknya, masih dalam pencarian inilah," beber Lumbis.

Atas peristiwa ini, Ketua Daerah Pagalungan, Sabah, Malaysia, membuat pengumuman, sekaligus memohon jika ada warga Lumbis Pansiangan, Lumbis Ogong, Lumbis, Sembakung Atulai dan Sembakung melihat tanda-tanda korban, untuk segera menghubungi pihaknya. (raw/har) Editor : Sopian Hadi
#hilang #nunukan