Asap dari kebakaran hutan dan lahan tersebut, terlihat sejak pukul 13.30 WITA dan masih berasap hingga pukul 17.15 WITA Senin sore.
Kasubid Kedaruratan, BPBD Kabupaten Nunukan, Hasan mengatakan, hingga pukul 17.00 WITA, Senin sore kemarin, pihaknya masih terkendala akses masuk ke area terbakarnya hutan dan lahan tersebut. ”Kami masih cari jalan masuk, terlalu sulit medannya,” kata Hasan ketika dihubungi pewarta harian ini, Senin (23/1).
Hasan mengaku, sudah sempat melihat api dari kejauhan, namun memang untuk ampai ke titik apinya, sulit dilakukan. Motor yang digunakan, tidak mampu melewati medan.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim