Hal itu dibenarkan Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Emir Faisal.
Ia menegaskan rencana pembukaan jalur Malaysia-Indonesia belum disampaikan secara resmi Kerajaan Malaysia.
Ditanya terkait komunikasi Pemerintah Malaysia di Tawau dengan KRI Tawau atas rencana jalur resmi antara negara kembali dibuka? Pihaknya hanya menerima penjelasan bahwa masih menunggu keputusan Kerajaan Negeri Sabah.
"Dalam setiap kesempatan interaksi dengan pejabat Malaysia di Tawau ketika kami tanyakan kapan pelabuhan dibuka? Mereka rata-rata menjawab menunggu keputusan Kerajaan Negeri Sabah," tutupnya. (akz/ana) Editor : Sopian Hadi