Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Satgas Amankan 1.201 Butir Amunisi Aktif

Muhammad Erwinsyah • Senin, 8 Februari 2021 | 10:44 WIB
satgas-amankan-1201-butir-amunisi-aktif
satgas-amankan-1201-butir-amunisi-aktif

NUNUKAN - Amunisi diduga sisa Konfrontasi Indonesia-Malaysia ditemukan di hutan Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu. Amunisi diduga peluru berkaliber 7,62 mm ditemukan sebanyak 1.191 unit oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC.


Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Mayor Arh Drian Priyambodo mengatakan, kemungkinan masih ada sejumlah amunisi lainnya yang masih tertanam di hutan Desa Lumbis tersebut. Namun, penggalian dahulu diberhentikan dikhawatirkan potensi terjadi longsor karena amunisi diduga berada di bawah tanah yang curam.


“Jadi, informasi yang kita dapatkan dari tukang seorang veteran atau saksi hidup kejadian Konfrontasi RI-MLY 1965 lalu. Memang tempat penemuan amunisi tersebut, adalah tempat persembunyian pasukan Gurkha dan pasukan Inggris pada saat zaman konfrontasi dahulu. Diduga masih ada sisa-sisa peninggalan Konfrontasi RI-MLY tahun 1965 di dalam hutan wilayah Lumbis Hulu ini,” ujar Drian saat diwawancarai Radar Tarakan di Makotis, Minggu (7/2).


Dijelaskan Drian, kronologis awal penemuan amunisi tersebut, bermula saat warga bernama Frangki, Boy, dan Igo, warga Desa Tau Lumbis, sedang menggali tanah untuk memasang jerat babi di hutan. Saat menggali di kedalaman mencapai lebih kurang 40 cm, tiba-tiba mereka melihat 10 unit amunisi tertimbun tanah di hutan Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Nunukan, Sabtu (6/2).


Atas penemuan itu, warga langsung melapor ke Pos Lumbis disambut Danpos Pos Lumbis, Letda Arh Sutrisno Sitakar, S.Tr, Han. Tindak lanjut laporan, personel Pos Lumbis yang dipimpin Sutrisno langsung ke lokasi penemuan amunisi tersebut.


“Setidaknya 6 personel pos dibantu 3 orang pelapor tersebut, langsung ke lokasi dan mencoba menggali kembali di area lokasi tersebut. Ternyata ditemukan kembali kurang lebih sebanyak 1.191 amunisi yang diduga masih aktif setelah diperiksa. Amunisi itu, semua akhirnya langsung dibawa dan diamankan ke Pos Lumbis,” tambah Drian.


Dengan begitu, Drian menyimpulkan dugaan awal amunisi yang ditemukan tersebut, merupakan amunisi peninggalan konfrontasi RI-MLY pada tahun 1965. Hingga Minggu (7/2), jumlah yang sudah di kumpul dan diamankan sebanyak 1.201 butir. Setelah penemuan amunisi tersebut, personel Satgas Pamtas tetap melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan, untuk antisipasi apabila masih tersimpan ataupun masih ada sisa-sisa amunisi lainnya ataupun jika ditemukan bahan peledak lainnya yang masih tertanam, untuk segera dievakuasi.


“Sejauh ini, kita masih koordinasi ke pusat, nanti apakah digeser, atau akan dimusnahkan, kami masih koordinasi,” beber Drian. (raw/lim)


 


 


 


 

Editor : Muhammad Erwinsyah