NUNUKAN – Kerbau menjadi bagian penting di balik keberhasilan masyarakat Krayan mempertahankan produksi beras adan. Beras adan merupakan beras organik. Di kawasan pegunungan itu sektor pertanian warga masih menggunakan tenaga kerbau.
Namun belakangan populasinya menurun. Seiring banyaknya kerbau yang dijual warga ke Malaysia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan merasa berbagai upaya telah dilakukan demi mempertahankan populasi kerbau di kawasan pegunungan itu.
Camat Krayan Helmi Pudaaslikar membeberkan jika upaya Pemkab itu di antaranya dilakukan inseminasi buatan (IB) dan juga pelarangan penjualan kerbau betina yang sedang bunting.
“Ya, tentunya segala cara sudah kami upayakan. Namun, hasilnya lambat sekali, sementara pembelian kerbau sangat cepat dilakukan. Kalau tidak terprogam dilakukan, ini akan sia-sia. Jadi harus ada solusi lain,” ungkap Helmi kepada media ini, kemarin (23/11).
Helmi bahkan mengusulkan dilakukannya moratorium penjualan kerbau keluar, dan mengalihkan penyembelihan kerbau dengan ternak yang lainnya. Selain itu, ia juga mengusulkan adanya pengembangan peternakan sapi atau babi untuk mengeliminasi kegiatan yang mengurangi populasi kerbau.
Namun, ia mengakui permintaan itu pasti akan terbentur dengan kebutuhan ekonomi masyarakat. Di antara yang menjual kerbau ke Malaysia karena tuntutan kebutuhan sehari-hari. Beruntung Pemkab akan merancang ternak kerbau ke kelompak peternak guna peningkatan populasi.
“Tapi hal ini juga menggunakan kerbau Krayan. Kita lihat saja dulu perkembangannya. Tentunya kita berharap yang terbaik. Semoga nantinya akan ada solusi yang benar-benar bisa menstabilkan keadaan ini,” harap Helmi.
Helmi pun menjelaskan penurunan populasi kerbau dari data yang dihimpun masing-masing kecamatan di Krayan. Pada awal 2018 lalu, populasi kerbau telah menurun menjadi 2.084 ekor dan pada akhir tahun ini, terus menjadi 1.998 ekor, padahal persawahan organik membutuhkan lebih dari 9.000 ekor kerbau.
Memang ia akui pada pertengahan 2018 lalu, permintaan kerbau Krayan meningkat 2 kali lipat dari biasanya. Bahkan tercatat 60 ekor kerbau sawah Krayan telah dijual ke Malaysia dan Brunei Darussalam untuk hewan kurban. Tentunya atas hal tersebut berdampak pada populasi kerbau di Kecamatan Krayan. (raw/lim)
Populasi Kerbau Krayan Tergerus
Editor : Muhammad Erwinsyah