NUNUKAN - Alun-alun Nunukan menjadi tempat rekreasi, bagi warga Nunukan dan sekitarnya. Pasalnya, Alun-alun selalu ramai dikunjungi warga khususnya pada hari libur. Tidak hanya warga Nunukan Tengah saja, warga Nunukan Selatan bahkan warga Desa Binusan juga banyak yang sengaja meluangkan waktu untuk menghabiskan waktu di alun-alun.
Lokasinya yang berada di tengah Nunukan itu, selalu menjadi tempat bersinggah warga saat sedang jalan-jalan di Nunukan. Alun-alun menjadi tempat beristirahat atau sekedar menghabiskan waktunya untuk bermain bersama anak-anak dan keluarga.
Selain itu, warga juga dapat menikmati suasana alun-alaun yang sejuk, rapi dan nyaman. Dengan dilengkapi kursi-kursi panjang yang dibuat permanen dan tempat mainan anak-anak membuat mereka betah berlama-lama di Alun-alun.
Tempat bermain anak-anak juga tempat yang paling ramai dan diminati masyarakat untuk berlibur bersama keluarga. Anak-anaknya sedang bermain dan orang tuanya duduk-duduk menunggu, sesekali sambil mengambil gambar anaknya yang sedang bermain.
Salah seorang warga Nunukan Selatan, Hendrawati yang kebetulan sedang berkunjung bersama anaknya di Alun- Alun Nunukan mengaku sering datang pada Sore hari hanya untuk sekedar membawa anak-anaknya bermain.
“Kami suka saja datang ke sini. Karena ramai, anak-anak suka main di sini. Ya, mudah-mudahan ke depan, Alun-alun bisa semakin diperindah lagi, sehingga bisa menjadi tempat wisata alternatif apalagi ke sini kita tidak mengeluarkan biaya,” harap Henhen panggilan akrabnya.
Alun-alun Nunukan tampak lebih segar dari sebelumnya. Bahkan, Pemerintah telah mensterilkan Alun-alun dari sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental tersebut. Alhasil, telah menjadi ruang terbuka untuk public. (raw/nri)
Editor : Azwar Halim