JAKARTA – Aktor Korea Selatan Lee Min Ho membagikan cerita di balik proses kreatifnya saat memerankan Young-il dalam film terbarunya, The Assassin(s). Film bergenre thriller politik kriminal tersebut dijadwalkan tayang tahun ini.
Dalam film ini, Lee Min Ho beradu akting dengan Yoo Hae-jin dan Park Hae-il. Ketiganya dipercaya menjadi pemeran utama dalam kisah yang memadukan ketegangan politik dan kriminalitas.
Sejak membaca naskah untuk pertama kalinya, Lee Min Ho mengaku sudah memiliki bayangan tentang bagaimana karakter Young-il harus ditampilkan. Baginya, tokoh tersebut tidak cukup hanya hadir melalui dialog, tetapi juga harus mampu menghidupkan keseluruhan cerita.
Dalam wawancara terbarunya bersama Hankook Ilbo, Lee Min Ho menjelaskan bahwa Young-il merupakan karakter yang memiliki energi besar dan pergerakan dinamis. Pendekatan tersebut dipilih agar cerita yang cukup berat tetap memiliki keseimbangan dan tidak terasa terlalu muram.
“Ketika membaca naskah, aku merasa peran Young-il adalah untuk menghidupkan cerita tersebut,” kata Lee Min Ho.
Ia juga mengungkapkan bahwa sutradara film tersebut menginginkan karakter Young-il tampil seperti ikan yang terus bergerak dan terasa hidup.
Arahan itu kemudian menjadi tantangan tersendiri bagi Lee Min Ho. Selama proses latihan, ia mencoba berbagai macam gerakan untuk menemukan cara yang paling tepat dalam menggambarkan karakter tersebut.
“Sutradara juga mengatakan bahwa ia ingin karakter ini terasa seperti ikan yang hidup,” ujarnya.
“Aku bereksperimen dengan berbagai gerakan selama latihan, dan ia menyukainya. Jadi, aku merancang bagaimana Young-il akan bergerak di setiap adegan,” lanjutnya.
Tambahkan Unsur Humor dalam Karakter
Tidak hanya soal gerakan tubuh, Lee Min Ho juga ikut memberikan sentuhan kreatif pada dialog Young-il. Salah satunya adalah bagian yang berkaitan dengan teh ssanghwa, minuman herbal tradisional Korea.
Ide tersebut muncul ketika ia menilai ada adegan dalam naskah yang berpotensi terasa terlalu mudah ditebak. Dalam versi awal, Young-il memiliki dialog panjang yang digunakan untuk menggali informasi dari karakter lain.
Lee Min Ho kemudian mencari pendekatan yang lebih segar agar adegan tersebut tidak disampaikan dengan cara yang terlalu umum. Gagasan mengenai teh ssanghwa pun menjadi salah satu hasil eksplorasinya.
Menurutnya, elemen tersebut mampu memperlihatkan sisi humor yang licik dari Young-il, sekaligus memperkuat kepribadian karakter yang ia perankan.
Melalui pendekatan tersebut, Lee Min Ho berusaha menjadikan Young-il sebagai sosok yang tidak hanya menarik dari segi cerita, tetapi juga memiliki ciri khas dalam setiap adegannya.
Film The Assassin(s) menjadi salah satu proyek terbaru Lee Min Ho yang patut dinantikan, terutama bagi penggemar yang ingin melihat eksplorasi aktingnya dalam genre thriller politik kriminal.
Editor : Rahul