
JAKARTA – Puluhan tahun berkecimpung di dunia seni peran membuat Mathias Muchus telah melewati berbagai pengalaman akting. Namun, keterlibatannya dalam film Istimewa justru memberikan pengalaman yang menurutnya jauh lebih berkesan.
Dalam film produksi Kairos Pictures tersebut, Mathias Muchus berperan sebagai Pak Mahendra. Ia mendapat kesempatan beradu akting dengan sejumlah pemain disabilitas yang terlibat dalam cerita.
Bagi Mathias, pengalaman itu bukan sekadar bagian dari pekerjaan sebagai aktor. Proses produksi Istimewa membuatnya melihat kembali perjalanan panjangnya di dunia seni peran sekaligus menemukan makna yang lebih dalam dari profesinya.
Hal itu disampaikan Mathias saat menghadiri jumpa pers film Istimewa di kawasan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (7/9).
Ia mengaku, dari sekian banyak film yang pernah dibintanginya, pengalaman di Istimewa memberikan kesan yang berbeda.
“Jujur saya katakan, perjalanan karier saya ini adalah salah satu momen di mana karier saya merasa punya makna dan arti,” ujar Mathias Muchus.
Selama menjalani proses syuting, Mathias juga tidak membangun jarak dengan para pemain disabilitas. Interaksi di antara mereka berlangsung secara alami, mulai dari bercanda, saling membantu hingga melakukan kontak fisik seperti layaknya teman atau keluarga.
Menurut Mathias, para pemain disabilitas tidak seharusnya dipandang sebagai sosok yang perlu dikasihani. Ia justru melihat mereka sebagai individu yang mempunyai kemampuan, karakter, serta kesempatan yang sama untuk menunjukkan potensi di dunia seni.
Pengalaman selama produksi juga membuat Mathias menyaksikan perubahan positif pada sejumlah pemain. Ada yang pada awalnya masih terlihat kurang percaya diri dan mengalami kendala dalam berkomunikasi, tetapi perlahan mulai mampu menunjukkan keberanian dan tampil lebih percaya diri di depan kamera.
Bagi Mathias, perkembangan tersebut menjadi salah satu bagian paling berharga dari proses penggarapan Istimewa. Film ini pun tidak hanya menjadi proyek akting baginya, tetapi juga pengalaman yang memberi perspektif baru tentang kehidupan, keberagaman, dan arti sebuah kesempatan.