0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Anak Terlihat Sehat Belum Tentu Parunya Baik, Polusi Udara Bisa Sebabkan Gangguan Tanpa Gejala

Rahul • Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:34 WIB

 

 

Ilustrasi Anak Sakit
Ilustrasi Anak Sakit

JAKARTA – Anak yang tampak aktif dan tidak menunjukkan keluhan pernapasan belum tentu memiliki kondisi paru-paru yang sehat. Paparan polusi udara dalam jangka panjang diketahui dapat menurunkan fungsi paru secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respiratori Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Cynthia Centauru, Sp.A., Subsp.Respi.(K), mengungkapkan bahwa temuan tersebut diperoleh dari penelitian yang dilakukan pada 2024 terhadap siswa di salah satu sekolah di Jakarta yang berada di kawasan dengan tingkat polusi udara tinggi.

Dari hasil penelitian, sekitar 13,3 persen anak yang terlihat sehat, tetap bersekolah, serta tidak mengalami sesak napas maupun gangguan aktivitas, ternyata sudah menunjukkan penurunan fungsi paru.

"Banyak anak yang tampak sehat dan tidak memiliki keluhan, tetapi setelah diperiksa ternyata fungsi parunya sudah mengalami penurunan," kata dr. Cynthia, Kamis (8/7).

Dalam studi tersebut, tim peneliti mengukur kadar partikel halus PM2,5 di udara serta melakukan pemeriksaan fungsi paru menggunakan tes spirometri. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara tingginya paparan PM2,5 dengan menurunnya kemampuan paru anak.

Menurut dr. Cynthia, semakin tinggi konsentrasi polutan yang terhirup, semakin besar pula risiko terganggunya fungsi paru.

Ia menegaskan bahwa dampak polusi udara sering kali berkembang secara perlahan dan tidak langsung menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Karena itu, anak yang terlihat sehat sekalipun tetap berisiko mengalami gangguan pernapasan apabila terus-menerus terpapar udara yang tercemar.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih memperhatikan kualitas udara di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah, serta mengurangi paparan polusi sedini mungkin guna menjaga kesehatan paru anak.

 
 
Editor : Rahul
#tarakan #kaltara #jakarta