Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BRI Group Borong Empat Penghargaan Regional di Ajang ESG Green Finance Awards 2025

Radar Tarakan • Selasa, 17 Februari 2026 | 09:21 WIB
Photo
Photo

 

Singapura – BRI Group kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia di Singapura pada Kamis (12/2).

 

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG melalui penerbitan obligasi dan sukuk berwawasan sosial, sekaligus memperluas dampak inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Mengacu pada publikasi resmi Alpha Southeast Asia, BRI Group tercatat sebagai institusi keuangan Indonesia dengan perolehan penghargaan terbanyak dalam ajang tersebut.

 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Best SDG Bond dan Best Social Bond in Asia 2025. Sementara itu, PT Pegadaian memperoleh Best Sovereign Sukuk dan Best Social Bond in Asia 2025, serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dianugerahi Best Islamic Finance dan Best Social Orange Bond in Asia 2025.

 

Group CEO BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pengakuan internasional ini menjadi motivasi bagi BRI Group untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan instrumen pembiayaan yang tidak hanya solid secara finansial, tetapi juga menghasilkan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

 

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi agenda inklusi sosial dan pemerataan akses keuangan. Ke depan, BRI Group akan terus memperluas akses keuangan, memperkuat pembiayaan berwawasan ESG, serta memastikan setiap instrumen yang diterbitkan selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Hery.

 

Capaian tiga entitas dalam BRI Group ini turut memperkuat reputasi BRI sebagai lembaga keuangan yang bertanggung jawab secara sosial.

 

Dalam ajang tersebut, BRI menerima penghargaan atas keberhasilannya menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun (setara US$300 juta) pada 18 Juni 2025. Obligasi ini memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), mencerminkan fundamental keuangan yang sangat solid serta prospek usaha yang stabil.

 

Penerbitan ini menjadi tonggak penting karena BRI merupakan bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus mencatatkan penerbitan obligasi sosial terbesar dalam satu tahap.

 

Dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan untuk pembiayaan kembali proyek-proyek sosial yang mencakup:

 

 

 

Selain itu, Social Bond juga dialokasikan untuk program pencegahan dan pengurangan pengangguran, termasuk pembiayaan UMKM, ketahanan pangan, sistem pangan berkelanjutan, serta peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonomi.

 

Transaksi ini mencatatkan oversubscription hingga Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap profil risiko dan prospek BRI.

 

Komitmen kolektif BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan juga diperkuat oleh entitas lainnya.

 

Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian menerima penghargaan atas keberhasilannya menerbitkan surat utang senilai Rp4,457 triliun (setara US$278,5 juta), yang terdiri dari:

 

 

 

Seluruh dana dialokasikan untuk memperkuat pembiayaan sektor mikro dan UMKM, sejalan dengan misi perusahaan dalam mempercepat inklusi keuangan dan mendukung target SDGs di Indonesia.

 

Sementara itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan atas keberhasilannya menghadirkan instrumen pembiayaan berbasis dampak sosial melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun (setara US$226 juta).

 

Dana tersebut dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha perempuan prasejahtera ultra mikro.

 

Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar, serta mencatat sejarah sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia.

 

Sebagai informasi, Alpha Southeast Asia Awards telah menjadi barometer kredibilitas dan inovasi institusi keuangan sejak 2006, dengan penilaian ketat berdasarkan kualitas transaksi, eksekusi pasar, dan kontribusi terhadap pengembangan industri keuangan regional.

 

“Apresiasi internasional ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan pendanaan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, BRI Group berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan hingga memperkuat pemberdayaan hingga ke akar rumput,” tegas Hery.

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #bri