Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BRILink Agen Permudah Akses Keuangan Warga Desa Telang Karya Banyuasin

Radar Tarakan • Senin, 5 Januari 2026 | 13:27 WIB
Photo
Photo

Banyuasin – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperluas akses layanan keuangan melalui BRILink Agen di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Salah satu agen yang aktif memberikan layanan di pedesaan adalah Toko Shafa yang dikelola oleh Tashadi di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

 

Tashadi mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2019. Keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat desa yang sebelumnya harus menempuh perjalanan dengan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat. Jarak yang cukup jauh serta biaya transportasi yang tinggi menjadi hambatan tersendiri bagi warga. Dengan hadirnya BRILink Agen, transaksi perbankan kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.

 

Keberadaan BRILink Agen di Desa Telang Karya mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat. Akses terhadap layanan perbankan kini menjadi lebih dekat dan praktis bagi warga desa.

 

“Tanggapan masyarakat sangat positif. Dengan adanya BRILink Agen, warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh sehingga biaya menyeberang bisa diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrean dan pelayanan tetap tersedia di hari libur, sehingga masyarakat merasa lebih mudah dan terbantu,” ujar Tashadi.

 

Dalam kesehariannya, Tashadi membuka layanan BRILink Agen sejak pagi hingga malam hari. Agen tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB untuk melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, seperti pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan. Tak hanya itu, Tashadi juga kerap menjadi penghubung antara warga dengan Mantri BRI di unit kerja terdekat ketika terdapat kebutuhan akses pembiayaan.

 

Sebagai agen yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, Tashadi merasakan dampak nyata dari kehadiran layanan perbankan yang mudah dijangkau.

 

“Salah satu hal yang paling saya rasakan adalah bisa membantu orang lain, khususnya warga Desa Telang Karya dan sekitarnya. Banyak warga yang perlu mengirim uang kepada keluarga yang sedang sekolah di luar kota. Sekarang mereka tidak perlu pergi jauh, cukup datang ke tempat kami. Layanan jadi lebih dekat dan bisa diakses kapan saja,” ungkapnya.

 

Selain mengelola BRILink Agen, Tashadi juga menjalankan beberapa usaha lainnya, seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, serta menyediakan produk herbal untuk kebutuhan rumah tangga. Dari pendapatan BRILink Agen dan berbagai aktivitas usaha tersebut, ia mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Tashadi juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik layanan antaragen.

 

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan bentuk nyata penerapan sharing economy di sektor keuangan, di mana masyarakat turut berperan sebagai mitra dalam menyediakan akses layanan keuangan.

 

“Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas yang mampu mempercepat perputaran ekonomi rakyat,” ujar Dhanny.

 

Hingga akhir November 2025, BRI telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80 persen total desa di Tanah Air. Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi sekitar 1 miliar transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun, menunjukkan peran yang semakin vital dalam memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat.

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #bri