Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Menapaki 130 Tahun, BRI Perkuat Transformasi dan Peran Strategis bagi Perekonomian Nasional

Radar Tarakan • Rabu, 31 Desember 2025 | 18:47 WIB
Photo
Photo

 

Jakarta – Sepanjang tahun 2025, BRI menapaki fase krusial dalam perjalanan transformasinya. Memasuki usia ke-130 tahun, arah dan fondasi bisnis perseroan semakin diperkuat seiring penegasan peran BRI sebagai bank milik negara yang tumbuh bersama masyarakat dan secara konsisten berkontribusi bagi perekonomian nasional.

 

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menuturkan bahwa di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan, BRI menatap tahun 2026 dengan optimisme. Optimisme tersebut tercermin dari kemampuan perseroan menjaga momentum pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan di seluruh lini bisnis. Kinerja positif ini mencerminkan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan melalui inisiatif BRIVolution Reignite.

 

Di saat yang sama, BRI turut mengambil bagian dalam upaya mengakselerasi perekonomian nasional melalui dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah. Kontribusi tersebut tidak hanya berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

 

Kehadiran tersebut menegaskan bahwa di tengah agenda transformasi dan penguatan kinerja, BRI terus menjaga perannya untuk hadir dan bergerak bersama masyarakat. Sepanjang tahun 2025, terdapat serangkaian langkah strategis yang menjadi penanda penting arah transformasi BRI, antara lain:

1. Babak Kepemimpinan Baru, Hery Gunardi Resmi Menakhodai BRI

 

Pada awal tahun 2025, BRI memasuki fase kepemimpinan baru yang menjadi titik awal akselerasi transformasi perseroan. Pada 24 Maret 2025, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Hery Gunardi resmi diangkat sebagai Direktur Utama BRI.

 

Dengan rekam jejak lebih dari 34 tahun di industri perbankan nasional, Hery dikenal sebagai bankir multidimensi yang terlibat langsung dalam berbagai agenda strategis, mulai dari pendirian Bank Mandiri (1998–1999) hingga menjadi pengambil keputusan penting di bank tersebut. Ia juga berperan dalam pendirian PT AXA Mandiri Financial Services (AMFS), perusahaan asuransi joint venture antara Bank Mandiri dan AXA Group Prancis.

Lebih lanjut, pada Maret 2020, Hery mendapat tugas mengawal merger tiga bank syariah milik Himbara—BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah—menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Pengangkatan Hery Gunardi menandai komitmen BRI untuk melanjutkan transformasi secara terukur, berkelanjutan, dan tetap berpijak pada DNA keberpihakan kepada rakyat.

2. BRIVolution Reignite Jadi Arah Transformasi BRI

Seiring dengan kepemimpinan baru di bawah Hery Gunardi, BRI menetapkan BRIVolution Reignite sebagai arah transformasi perseroan. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memastikan BRI tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan lanskap ekonomi dan teknologi.

BRIVolution Reignite menegaskan fokus BRI pada penguatan struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan bisnis baru yang berkelanjutan. Seluruh agenda tersebut dijalankan dengan orientasi customer-centric, sekaligus memperkuat peran BRI sebagai bank yang melayani seluruh segmen.

3. Luncurkan Corporate Rebranding, Perkuat Posisi “Satu Bank untuk Semua”

Sebagai kelanjutan agenda transformasi, BRI meluncurkan Corporate Rebranding pada Selasa (16/12/2025), bertepatan dengan hari jadi ke-130 tahun. Melalui inisiatif ini, BRI menghadirkan identitas yang lebih modern, universal, inklusif, dan relevan bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa meninggalkan nilai utama perseroan, yakni DNA keberpihakan kepada rakyat, pemberdayaan UMKM, serta peran strategis sebagai agent of development.

Hery Gunardi menegaskan bahwa transformasi brand diperlukan agar BRI tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Brand idea kami adalah mendukung setiap ambisi nasabah di seluruh Indonesia. Brand personality BRI adalah terpercaya namun progresif, ambisius namun penuh rasa hormat, aspiratif namun praktis, universal namun personal, serta berkelas dunia namun sangat Indonesia,” ujarnya.

4. Fundamental Kinerja Solid, Cetak Laba Rp41,2 Triliun hingga Kuartal III 2025

Agenda transformasi yang dijalankan secara konsisten sejak Juli 2025 membuahkan kinerja keuangan yang positif dan berkelanjutan. Hingga Kuartal III 2025, BRI membukukan laba sebesar Rp41,2 triliun, didukung strategi penghimpunan dana murah (CASA) yang memperkuat efisiensi biaya dana dan fundamental bisnis.

Total aset BRI tumbuh 8,2% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp2.123,4 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 8,2% menjadi Rp1.474,8 triliun, sementara penyaluran kredit tumbuh 6,3% menjadi Rp1.438,1 triliun. Dari sisi permodalan, BRI menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level 25,4% dengan likuiditas yang sehat melalui Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 86,5%.

5. Raih Lebih dari 160 Penghargaan, Dinobatkan sebagai Bank of The Year 2025

 

Sepanjang 2025, BRI memperkuat reputasinya di tingkat domestik, regional, dan internasional dengan meraih 163 penghargaan dari berbagai lembaga. Dalam Forbes Global 2000 – The World’s Largest Companies 2025, BRI menempati peringkat ke-349 dunia dan menjadi perusahaan publik Indonesia dengan peringkat tertinggi.

Di tingkat regional, BRI menempati peringkat pertama di antara bank asal Indonesia dalam Fortune Southeast Asia 500, serta peringkat keempat kategori finansial se-Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Penguatan tersebut semakin ditegaskan dengan penobatan BRI sebagai Bank of The Year 2025 in Indonesia oleh The Banker.

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #bri