Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BRI Salurkan KUR untuk 800 Ribu Debitur dan Luncurkan Kredit Program Perumahan, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Radar Tarakan • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:58 WIB
Photo
Photo

Surabaya – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur serta peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) di Surabaya, Jawa Timur (21/10).

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah RI Maman Abdurrahman, Menteri Perlindungan Pekerja Migran RI Mukhtarudin, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

Selain pelaksanaan kegiatan yang dihadiri pengusaha UMKM secara langsung, acara ini juga diikuti secara virtual oleh debitur KUR dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah mendorong KUR untuk menjadi instrumen penting dalam menumbuhkan wirausaha baru, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Ketiga, yaitu penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran KUR bisa mencapai Rp300 triliun. Usaha-usaha produktif biasanya mempekerjakan 3 sampai 5 tenaga kerja. Tentu ini akan menambah jumlah tenaga kerja di sektor entrepreneurship,” ujarnya.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, hingga akhir September 2025 BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur, atau setara 74,40% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi—meliputi pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya—dengan porsi 64,31% dari total penyaluran.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp58,37 triliun atau setara 44,83% dari total KUR yang disalurkan BRI. Hal ini mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi yang hadir langsung pada acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Akad Massal KUR dan peluncuran KPP.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan guna menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

“BRI menyambut baik pelaksanaan akad massal KUR bagi 800.000 debitur dan peluncuran KPP sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk memperkuat pengusaha UMKM dan memajukan ekosistem perumahan secara menyeluruh. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui akses pembiayaan yang menyentuh sektor-sektor yang memberi daya ungkit besar terhadap ekonomi rakyat. BRI meyakini inisiatif ini akan menjadi katalis penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hery.

BRI juga ditunjuk menjadi salah satu bank penyalur Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini disalurkan melalui dua sisi:

• Sisi supply, pembiayaan diberikan kepada UMKM berupa individu atau badan usaha yang bergerak sebagai pengembang perumahan, penyedia jasa konstruksi, dan/atau pengusaha bahan bangunan.

• Sisi demand, pembiayaan diberikan kepada UMKM berupa individu atau badan usaha untuk keperluan pembelian rumah, pembangunan rumah, dan/atau renovasi rumah.

“Kami akan terus mengambil peran strategis dalam mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui penyaluran pembiayaan yang prudent dan berkelanjutan, BRI juga aktif mendorong pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat Asta Cita untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan merata di seluruh penjuru negeri,” pungkas Hery Gunardi.

Editor : Azwar Halim
#nasional #kredit program perumahan #Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan #bri #kur #debitur