JAKARTA - Perusahaan pelayaran dan logistik, Meratus Group memperkuat konektivitas maritim Indonesia dengan menghadirkan MV. Meratus Karimun, kapal terbaru dalam rangkaian investasi aset strategis dengan mendatangkan total 10 kapal kontainer baru.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk meningkatkan akses logistik ke Indonesia Timur dan wilayah terpencil, sekaligus memperluas peluang ke jalur perdagangan global.
CEO Meratus, Marcel Menaro mengatakan, dalam industri logistik dan maritim yang bergerak dinamis, modernisasi armada bukan hanya kebutuhan, tetapi strategi krusial untuk memastikan efisiensi operasional, keandalan layanan, dan konektivitas yang lebih baik bagi pelanggan.
Baca Juga: KPK Tak Takut Jika Hasto Kembali Praperadilan
Kapal dengan teknologi terbaru ini tidak hanya meningkatkan kapasitas angkut, tetapi juga mendukung integrasi rantai pasok yang lebih efisien dan adaptif terhadap tantangan global.
"Dengan fondasi armada yang lebih kuat, kami siap mempercepat pertumbuhan industri logistik dan perdagangan untuk Indonesia," ujar Marcel kepada awak media usai acara peluncuran MV. Meratus Karimun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (17/2).
Meratus Karimun sendiri bertugas memperkuat layanan Meratus pada rute internasional Jakarta – Surabaya – Dili – Motukea – Lae – Jakarta, yang menghubungkan Indonesia, Timor Leste, dan Papua Nugini (PNG) dalam satu jalur perdagangan strategis.
Baca Juga: MAN Unggulan Jadi Rebutan dan Tak Pakai Zonasi
Rute ini berperan krusial dalam mempercepat arus perdagangan lintas negara, memungkinkan distribusi barang yang lebih efisien bagi berbagai sektor industri.
Dengan kapasitas 693 TEUs, MV. Meratus Karimun memastikan pengiriman lebih cepat dan andal, mendukung pertumbuhan rantai pasok regional, serta membuka akses bagi pelanggan ke peluang perdagangan yang lebih luas di kawasan Pasifik.
Kehadiran kapal ini menegaskan posisi Meratus sebagai mitra utama dalam penguatan konektivitas maritim antarnegara, menjembatani permintaan pasar dengan layanan logistik yang terintegrasi dan berstandar global.
Baca Juga: Kolaborasi Pemberantasan Narkoba di Lapas
Selain itu, armada terbaru Meratus ini juga akan secara reguler bersandar di Terminal OJA—terminal strategis yang kini berada di bawah naungan Meratus Terminal Nusantara setelah akuisisi tahun lalu.
Hal ini menandai langkah signifikan dalam memperkuat ekosistem logistik terpadu yang menghubungkan rantai pasok domestik dan internasional.
Sebagai integrator maritim dan logistik, Meratus terus memperkuat perannya dalam menyediakan layanan end-to-end yang terintegrasi.
Melalui inovasi dan investasi strategis, Meratus tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung perdagangan yang lebih lancar dan berdaya saing tinggi.
"Sejalan dengan visi untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan, Meratus terus menghadirkan solusi logistik yang lebih ramah lingkungan, efisien, serta siap mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan regional," jelas Marcel. (jpg/har)
Editor : Azwar Halim