Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dirgahayu RI ke-79, Berikut Sederet Kontribusi BRI UntukNegeri

Radar Tarakan • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 19:25 WIB
Photo
Photo

Jakarta Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbkatau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukungkemajuan Negeri melalui berbagai inisiatif strategis yang telahmemberikan dampak positif bagi rakyat Indonesia.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa melalui berbagai programnya BRI terus berkontribusi bagi negeri inidengan terus meng-create economic value serta men-deliver social value.

“BRI percaya bahwa setiap langkah yang kitaambil, jika dilakukan bersama-sama, akan membawa dampakbesar bagi kemajuan bangsa. BRI akan terus berada di garis terdepan dalam mendukung pemerintah dan masyarakat menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaya saing di kancahglobal," ungkap Sunarso.

Berikut sederet kontribusi nyata BRI untuk negeri:

1. Dorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Holding Ultra Mikro Dengan 36,1 Juta Nasabah Pinjaman dan 176 Juta Rekening Simpanan

Hingga akhir Triwulan II 2024 tercatat ekosistem Ultra Mikro (UMi) BRI Group berhasil menyalurkan pinjaman kepada 36,1 juta debitur dengan portofolio pinjaman yang disalurkan mencapai Rp622,3 triliun atau tumbuh 7,7% secara year on year.

Apabila dirinci, dari total Rp622,3 triliun tersebut Rp496,2 triliun diantaranya disalurkan melalui kredit mikro BRI, Rp77 triliun disalurkan oleh Pegadaian dan sisanya senilai Rp49,2 triliun disalurkan Permodalan Nasional Madani (PNM).


Dari sisi simpanan Holding UMi telah berhasil melayani lebih dari 176 juta rekening simpanan.

Disamping itu, Holding UMi yang merupkan sinergi antaraBRI, Pegadaian, dan PNM juga menjadi salah satu inisiatifpenting dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya dalam hal menciptakan kesetaraan gender dan pengentasan kemiskinan.

Holding UMi sendiri dibentukuntuk memperkuat layanan keuangan kepada pelaku usahaultra mikro, khususnya di kalangan masyarakatberpenghasilan rendah, termasuk perempuan.

2. Garda Terdepan Dorong Inklusi Keuangan Dengan 1 Juta AgenBRILink

BRI berhasil menorehkan pencapaian bersejarah, melaluiperluasan layanan perbankan hingga pelosok negeri dalamrangka memperkuat inklusi keuangan. Hal ini ditandaidengan jumlah total AgenBRILink yang mencapai 1 juta agenper 25 Juli 2024.

Satu juta agen tersebut berhasil mencatattransaksi lebih dari 645 juta kali dengan volume transaksilebih dari Rp800 triliun serta menghasilkan fee based income Rp895,4 miliar, dimana fee yang diperoleh para agendiproyeksikan dapat mencapai 2-3 kali lipat fee yang diterimaBRI.

Dengan adanya 1 juta AgenBRILink, diharapkan semakinmemperluas cakupan layanan keuangan dari kota-kota besarhingga desa-desa terpencil. AgenBRILink tersebut tersebar di lebih dari 61 ribu desa.

 

Jumlah tersebut setidaknya meng-cover lebih dari 80% dari total desa di Indonesia.

AgenBRILink sendiri merupakan perluasan layananperbankan BRI, dimana BRI menjalin kerjasama dengan nasabah sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan secara real time online.

Dan selaku Agen BRILink akan mendapatkan keuntungan yang diberikan BRI melalui konsep sharing fee.

3. Beri Kemudahan Bertransaksi Masyarakat, Jumlah UserBRImo Capai 35,2 Juta

BRI terus memperkuat ekosistem super apps BRImo sebagai salah satu strategi transformasi digital-nya untuk memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam bertransaksi. Dalam 6 bulan (hingga Juni 2024) tercatat BRImo telah digunakanoleh 35,2 juta user dan berhasil mencatatkan 2,01 miliartransaksi finansial dengan volume transaksi mencapaiRp2.574 triliun atau tumbuh 35,81% yoy.

Saat ini super app BRImo menjadi aplikasi mobile bankingdengan rating terbaik dibandingkan aplikasi mobile bankingperbankan konvensional lainnya di Indonesia. Data tersebutdidapatkan berdasarkan review para pengguna Android (Playstore) yang memberikan rating 4,7 dan pengguna IOS (AppStore) memberikan rating 4,7. Hal tersebutmenunjukkan kepuasan nasabah terhadap BRImo.

4. Salurkan Kredit UMKM Terbesar di Indonesia SebesarRp1.095,64T

Hingga akhir Triwulan II 2024, penyaluran kredit BRI tercatat Rp1.336,78 triliun atau tumbuh 11,20% year on year(yoy). Segmen UMKM masih mendominasi penyalurankredit BRI, dengan porsi mencapai 81,96% dari total penyaluran kredit BRI, atau sekitar Rp1.095,64 triliun.Sunarso mengungkapkan bahwa salah satu bentuk komitmenBRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yaknidengan tetap mendorong penciptaan lapangan pekerjaankhususnya pada segmen UMKM melalui penyaluran kredityang berkualitas.

5. Berdayakan UMKM Melalui 31.488 Klaster Usaha & 3.602 Desa BRILiaN

Tak hanya pembiayaan semata, BRI juga memiliki berbagaiprogram pemberdayaan UMKM, diantaranya adalahpemberdayaan melalui program Klasterku Hidupku dan Desa BRILiaN. Pemberdayaan Klaster Usaha sendiri merupakanpemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentukberdasarkan kesamaan usaha, dalam satu wilayah sehinggatercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatanmaupun pengembangan usaha para anggotanya. Hingga akhirJuli 2024 tercatat BRI telah memiliki 31.488 klaster usahayang tergabung dalam program Klasterku Hidupku. BRI juga telah menyelenggarakan 2.184 pelatihan dalam program Klasterku Hidupku tersebut.

Disamping itu juga ada program Desa BRILiaN. Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of developmentdalam mengembangkan desa. Hingga akhir Juni 2024 tercatat terdapat 3.602 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN.

Program ini diawali sejak tahun 2020 yang tidak lepas daristrategi perseroan untuk lebih dalam mengenal potensi wilayah dan merupakan salah satu bagian dari integrasi aktivitas pemberdayaan dan eksistensi mantri BRI bersamainisiatif-inistiatif lainnya yakni Klaster usaha binaan BRI, pasar.id, serta Hyperlocal Ecosystem yang merupakan suatubentuk Ekosistem Konsolidasi Mikro.

6. Memiliki Portofolio Sustainable Financing Terbesar di Indonesia, Capai Rp793,6T

Hingga Triwulan II 2024 BRI telah membukukan portofolio sustainable financing sebesar Rp793,6 triliun, atau sebesar 65.2% dari total pembiayaan dan investasi corporate bond yang dilakukan BRI. Dalam menyalurkan kredit berkelanjutan, BRI tetap berfokus pada penyaluran kredit kepada Kredit KKUB (Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan) yang mencapai Rp699,8 triliun pada periode ini, kemudian disusul kredit KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan) sebesar Rp89,8 triliun, yang terdiri dari penyaluran kredit kepada sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berwawasan lingkungan senilai Rp60,83 triliun, transportasi hijau sebesar Rp11,47 triliun, energi terbarukan Rp6,48 triliun, dan sektor KUBL lainnya sebesar Rp11 triliun.

Karena komitmennya terhadap sustainable banking, BRI menjadi salah satu First Movers on Sustainable Banking di Indonesia pada 2017. Selanjutnya, pada 2018, BRI menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan untuk periode 2019 – 2023. Sebagai bentuk penerapan sustainability governance, BRI telah membentuk Komite ESG pada tahun 2021, yang merupakan forum bagi jajaran direksi dalam memonitor dan mengevaluasi implementasi ESG di BRI. Tak hanya itu, BRI juga telah resmi bergabung sebagai anggota di United Nations Global Compact (UNGC) pada 12 Maret 2023. UNGC merupakan lembaga yang mendorong kebijakan dan implementasi keberlanjutan perusahaan, khususnya pada ranah sustainable development goals (SDGs).

7. Penyetor Dividen Terbesar Dengan Setoran Pajak Ke Kas Negara Capai Rp192T Sejak 2019

Di sepanjang tahun 2023 lalu BRI berhasil mencatatkan lababersih senilai Rp60,4 triliun, atau tumbuh 16,5% yoy. Sebagai bentuk komitmen penciptaan economic value, BRI membagikan dividen sebesar 80% dari total laba bersih atausenilai Rp43,49 triliun kepada pemegang saham baikpemerintah maupun publik. Atas pembagian dividen kepadapemegang saham tersebut, BRI menjadi perusahaan dengansetoran dividen terbesar di tahun 2024. Kementerian BUMN mencatat total dividen BUMN yang disetorkan ke negara mencapai Rp85,5 triliun, dan sebesar 30% diantaranya atausenilai Rp25,7 triliun merupakan kontribusi BRI.

Sementara itu dari sisi pembayaran pajak, pada akhir Juli 2024 lalu BRI mendapatkan apresiasi dari Direktorat JenderalPajak Kementerian Keuangan RI. BRI menjadi salah satu diantara 20 grup perusahaan di Indonesia yang menjadi penyumbang setoran pajak terbesar sepanjang 2023. Apabiladitarik lebih jauh, terhitung sejak tahun 2019 hingga akhirKuartal I 2024 BRI telah menyetorkan Rp192,06 triliunkepada kas negara. Apabila dirinci, pada tahun 2019 BRI menyetorkan Rp26,56 triliun, tahun 2020 menyetorkanRp28,38 triliun, tahun 2021 menyetorkan Rp27,09 triliun, tahun 2022 menyetorkan Rp34,18 triliun dan tahun 2023 menyetorkan Rp45,34 triliun. Sedangkan untuk 3 bulanpertama di tahun 2024, BRI telah menyetorkan senilaiRp31,03 triliun ke kas negara. Setoran ini berasal daripembayaran Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai & Bea Materai, Pajak Penghasilan Badan, Dividen dan Pajak Daerah.

8. Wakili Indonesia di Daftar Perusahaan Terbesar Dunia: Perusahaan Terbesar di Indonesia (Forbes) & Bank No.1 di Indonesia versi The Banker dan Fortune

Kinerja BRI yang sehat dan berkelanjutan mendapatkan pengakuandari dunia internasional. Pada pertengahan Juni 2024 lalu, BRI dinobatkan Forbes Internasional sebagai perusahaan terbesar(peringkat 1) di Indonesia dalam daftar Forbes Global 2000 tahun2024 dan berada di peringkat 308 diantara 2000 perusahaan publik(dari seluruh industri) terbesar di dunia, mengungguli perusahaanmultinasional lain seperti Starbucks, Renault, hingga Uber dan Nissan Motor.

Dalam pemeringkatan tersebut BRI menduduki peringkat teratasdari 9 perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2024 bersama ribuan perusahaan dunia lain. Secara umum, daftar tersebut berisikan 2 ribu perusahaan publikterbesar di dunia yang disusun berdasarkan penjualan, laba, aset, dan nilai pasar tertinggi dengan keempat variabel yang berbobotsama.

Selain Forbes, media ekonomi terkemuka lain, Fortune mengumumkan daftar Fortune Southeast Asia 500 yang menilai 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan revenue, profit dan aset. Pada daftar tersebut, BRI menduduki peringkat pertama untuk industri perbankandan keuangan di Indonesia dan berada di urutan keempatuntuk kategori finansial di Asia Tenggara.

Tak berselang lama, pada 10 Juli 2024 BRI menduduki peringkatteratas dari 26 bank Indonesia yang masuk dalam daftar Top 1.000 Banks 2024 rilisan media ekonomi dan keuangan London, The Banker, serta berperingkat 110 secara global. Top 1000 Banks 2024 tersebut berisikan 1.000 bank terbaik di seluruh dunia, dinilaiberdasarkan parameter penilaian Tier 1 Capital, Aset, Profit pre tax, Capital Asset Ratio, Return on Capital, dan Return on Asset.

Dari sisi kapitalisasi pasar perbankan di dunia, BRI menempatiurutan ke-54 dari seluruh bank di dunia dengan market cap sebesarUSD46,43 billion (data per 17 Agustus 2024,companiesmarketcap.com). Peringkat tersebut lebih tinggidibandingkan bank-bank kelas global seperti Barclays (peringkat57), QNB/Qatar National Bank (peringkat 64), UOB (peringkat66), dan Deutsche Bank (peringkat 77).  

Editor : Azwar Halim
#kaltara #bri