Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, para pedagang yang sudah mendapatkan lapak melalui sistem undian yang dilakukan beberapa waktu lalu, aktivitas penjualan sudah dapat dilaksanakan. “Mereka (pedagang) sebagian sudah ada yang berjualan, dan ada juga yang baru simpun-simpun barang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/12). Dalam perpindahan itu, sebagian pedagang emas memerlukan perhatian khusus. Sebab, barang dagang emas memicu pelaku kejahatan menjegal di perjalanan.
“Mereka bergotong royong untuk memindahkan brankas tadi malam (Rabu). Ada sekitar 50 brangkas itu saya lihat dipindahkan, dan itu ramai-ramai. Tapi kalau mereka mau dikawal sama petugas kami akan bantu. Tapi, pedagang emas sebagian besar sudah menyewa di Mal Mesra Indah, sehingga yang direlokasi ke SGS tidak banyak, khususnya pedagang klaster emas,” sambungnya.
Sementara itu, titik selanjutnya relokasi mengarah ke Mal Plaza Mulia. Hingga saat ini, titik tersebut masih dalam pembahasan untuk dilakukan penataan dari pihak internal (manajemen Mal Plaza Mulia) terlebih dahulu, agar relokasi benar-benar steril dan layak. Sedangkan di SGS, lanjut Marnabas, sebelumnya beberapa fasilitas belum bisa bergerak, seperti eskalator dan AC. “Dua komponen itu sudah selesai. Tinggal lift angkutan barang dagang yang belum bisa digunakan, dan pihak manajemen sedang memperbaiki,” tegasnya.
Sebelumnya, Jufriansyah, selaku pedagang konveksi Pasar Pagi mengatakan, harapanya Pemkot Samarinda dapat memperkenalkan ke khalayak publik terkait tempat penampungan sementara bagi pedagang Pasar Pagi. Peresmian itu untuk memperkenalkan sekaligus sebagai menjaga pendapatan para pedagang.
“Kami berharap jadi satu pintu langsung dari pemerintah, dan itu sangat dibutuhkan. Apalagi tidak semua pedagang mempunyai kemampuan untuk menyebarkan informasi tentang tempat relokasi pedagang, pemerintah bisa saja mengundang media-media di Samarinda sebagai sarana untuk menjelaskan kepada publik,” kuncinya. (dra/jnr)
EKO PRALISTIO
pralistioeko@gmail.com Editor : Azwar Halim