Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Linda Juniarti melalui Penata Kelola Jalan dan Jembatan Yudi Irawan. Pengerjaan ini selaras dengan pemasangan Structural Health Monitoring System (SHMS) di jembatan. Sekitar 700 meter jalanan jembatan penghubung Tenggarong dan Tenggarong Seberang itu akan dilapisi aspal.
"Jadi, metode ini merupakan lapisan ulang yang tidak membutuhkan pembongkaran pada lapisan aspal lama. Lebih efisien, makanya dikerjakan di siang hari," ujar Yudi saat dihubungi Sabtu (9/12).
Jembatan Kutai Kartanegara akan mendapat penjagaan selama pengaturan arus lalu lintas. Baik dari Satuan Lalu Lintas (Satlintas) Polres Kukar maupun Dinas Perhubungan (Dishub). Adapun spanduk yang dipasang di simpang lembuswana jalur Tenggarong-Samarinda dan Simpang Pal 5.
“Pemberitahuan di sosial media juga dilakukan. Kami telah melakukan koordinasi. Untuk keamanan bersama," tuturnya.
Dengan arus lalu lintas satu jalur bagi roda dua dan empat secara bergantian. Kendaraan berat tidak diperbolehkan melintas dari pagi hingga siang hari. Dengan pengecualian terhadap ambulans, mobil damkar dan kendaraan suplai BBM dan BBG. Pengalihan ini akan diberlakukan selama satu pekan.
Yudi menyebut Dinas PU Kukar juga telah berkoordinasi dengan Satlantas dan Dishub untuk simulasi pengalihan. Dan pemeliharaan jembatan ini merupakan bagian dari pemenuhan aspek jembatan sesuai standar nasional. Yang terus dipenuhi Dinas PU Kukar.
"Tahun ini selain pengaspalan kami juga fokus di pemasangan sensor, fender di bawah untuk pelindung tubrukan kapal, pemasangan railing yang fungsinya mempermudah perawatan saat naik ke atas," tutup Yudi. (qi/kri/jnr)
Editor : Azwar Halim