Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kaji Bangun Jembatan Penghubung BSB ke BP

Azwar Halim • Kamis, 7 Desember 2023 | 08:40 WIB
FOTO: ANGGI PRADITHA/KP  BUTUH ALTERNATIF: Kendaraan keluar dari BSB menuju ruas Jalan Jenderal Sudirman. Pada akhir pekan, arus kendaraan baik yang menuju dan keluar dari mal terbesar di Kota Minyak ini menyumbang kemacetan di sekitar jalan Sudirman. Ops
FOTO: ANGGI PRADITHA/KP BUTUH ALTERNATIF: Kendaraan keluar dari BSB menuju ruas Jalan Jenderal Sudirman. Pada akhir pekan, arus kendaraan baik yang menuju dan keluar dari mal terbesar di Kota Minyak ini menyumbang kemacetan di sekitar jalan Sudirman. Ops
BALIKPAPAN – Opsi mengurangi kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya bangkitan kendaraan seputar area Balikpapan SuperBlock (BSB) terus dilakukan. Pemkot Balikpapan dan PT Wulandari Bangun Laksana melakukan kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (MoU).

Khususnya, tentang fasilitasi kegiatan pembangunan jembatan penghubung kawasan BSB–Balikpapan Permai. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, kesepakatan ini menjadi alternatif memecahkan solusi kemacetan di Balikpapan.

"Namun, ini masih perlu dikaji. Kalau (BSB) mau buat arus kendaraan lewat jalan belakang," katanya.

Dia menuturkan, Pemkot Balikpapan tentu akan mendukung upaya yang dilakukan pengusaha di Kota Beriman.

"Tanpa ada embel-embel. Hanya sepanjang manfaatnya lebih besar terhadap kota," ucapnya. Rahmad menambahkan, MoU masih dalam langkah awal.

Sebab, nantinya harus ada kajian terlebih dahulu. Misalnya, dari sisi yang paling kuat, yakni landasan hukum.

"Kalau bermanfaat dan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan. Silakan," tuturnya. Selanjutnya, tinggal eksekusi jika terlihat lebih banyak manfaatnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana yang mengoperasikan BSB Tjia Daniel Wirawan menuturkan, pihaknya melakukan kajian lebih dalam. Termasuk dengan konsultan sudah ada.

"Rencana membuka akses jalan baru agar mengurangi beban kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman," tuturnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Dishub Balikpapan telah memiliki opsi menutup fasilitas putar balik atau u-turn di depan SPN. Mengingat selama ini kendaraan yang ingin menuju BSB harus mengantre memutar balik dan membuat kemacetan di jalan protokol tersebut.

Kepala Dishub Balikpapan Adwar Skenda Putra mengatakan, penutupan fasilitas putar balik ini berlaku sementara. Ketika terjadi bangkitan kendaraan. Dia menyebutkan, seluruh kendaraan yang memutar balik akan mengambil u-turn di depan Trakindo.

“Penutupan bukan permanen, insidental saja. Jika ada bangkitan kami tutup u-turn SPN, pindah ke Trakindo,” katanya. Dishub juga meminta kepada BSB melakukan rekayasa andalalin. Baik pintu masuk dan pintu keluar. BSB telah bersedia membuat pengaman tali rantai menutup putar balik di SPN. (ms/k15/jnr)

 

 

  Editor : Azwar Halim
#kaltim #balikpapan