Dalam perhelatan tersebut, Gubernur Zainal mengenakan pakaian adat Dayak Agabag yang merupakan salah satu suku asli di Provinsin Kalimantan Utara. Orang nomor satu di Kaltara ini terlihat duduk di podium utama menyaksikan Tari Kolosal Bola Soba hingga Mattomang Arajang yang terangkai dalam balutan acara bertemakan “Sisenge Mattulu Tellu”.
“Saya mengucapkan Selamat Selamat Hari Jari Bone ke-693. Semoga Bone dapat terus maju, serta terima kasih atas semua jamuan dari Pemerintah Bone selama saya di sini,” ujar Gubernur Zainal.
Sebelum acara, Gubernur Zainal terlebih dahulu dijamu Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi di rumah jabatan, dilanjutkan berjalan kaki bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman beserta tamu undangan dari berbagai unsur. Seperti diketahui, suku Dayak Agabag merupakan kelompok etnis yang mendiami wilayah Kaltara seperti di Kecamatan Lumbis, Sebuku, Sembakung (Kabupaten Nunukan) dan sebagian Kabupaten Bulungan.
Sebagai salah satu etnis asli Kaltara, Dayak Agabag mewarnai keanekaragaman suku, adat dan budaya yang mendiami Bumi Benuanta yang masih terpelihara hingga kini.
Menjadi unsur penting sebagai identitas Kaltara sebagai sebuah wilayah yang memiliki jiwa luhur kebhinekaan sangat tinggi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kaltara selalu mengajak masyarakat Kaltara untuk dapat melestarikan budaya yang ada di Kaltara seperti yang telah menghimbau penggunaan aksesoris lokal khas Kaltara bagi aparatus sipil negara (ASN) dan non-ASN Pemprov Kaltara. (dkisp) Editor : Azwar Halim