Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

10 Desa Masuk Kategori Desa Mandiri

Azwar Halim • Selasa, 15 Juni 2021 | 10:59 WIB
10-desa-masuk-kategori-desa-mandiri
10-desa-masuk-kategori-desa-mandiri

NUNUKAN - Penetapan Indeks Desa Membangun (IDM) dalam lima tahun terakhir sejak kepemimpinan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid di periode pertama, tercatat 10 desa masuk dalam kategori Desa Mandiri.


Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan berita acara status kemajuan dan kemandirian desa IDM tahun 2021, oleh Kepala Bappeda Litbang Nunukan, Juni Mardiansyah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nunukan, H. Jumianto. Di ruang pertemuan lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Senin (14/6).


Disampaikan Kepala DPMD Nunukan, H. Jumianto, penetapan desa mandiri ini setiap tahun ada evaluasi perhitungan dari IDM yang dilaksanakan oleh tim terutama pendampingan dari tenaga pendamping yang ada di Kabupaten Nunukan.


"Alhamdulillah dengan proses penandatanganan ini target awal kita hanya menargetkan 5 desa mandiri di Kabupaten Nunukan. Namun di akhir jabatan ibu Bupati kita bisa menemukan 10 desa mandiri," kata Jumianto.


Dikatakan Jumianto, untuk menetapkan sebagai desa mandiri, tentunya melalui proses yang panjang. IDM ini mempengaruhi indeks ketahanan sosial, ekonomi dan indeks ekologi desa untuk memperkuat pencapaian sasaran pembangunan desa dan kawasan desa yang berkelanjutan tentunya tak lepas dari nilai budaya karakteristik desa.


"Itu merupakan kesatuan yang mana nanti data yang akan masuk di IMD akan kita kelola dan akan diberikan skor kepada desa yang sangat tertinggal atau desa maju dan seterusnya. Dokumen ini akan terus berkelanjutan di lingkungan Kabupaten, Provinsi dan akan sampai ke Kementerian Desa," ujarnya.


Sementara Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyatakan bahwa untuk menetapkan desa mandiri tersebut awalnya hanya ditargetkan 5 desa saja. Akan tetapi dimana jabatannya pada periode pertama pemerintah mampu memajukan 10 desa menjadi desa mandiri.


"Alhamdulillah di masa jabatan saya di periode pertama itu mampu kita capai 10 desa yang memiliki indicator-indikator untuk dijadikan desa mandiri saat ini," ucapnya kepada awak media.


Meskipun demikian, Laura juga masih mendapatkan catatan sekitar 6 desa yang ada di Kabupaten Nunukan ini yang masih dalam status desanya sangat tertinggal. Desa itu berada di Kecamatan Lumbis Pansiangan, Lumbis Ogong dan juga berada di salah satu Kecamatan Krayan.


"Ini menjadi perhatian Camatnya lagi, bagaimana mereka bisa melakukan pembinaan agar desa-desa ini lepas dari predikat desa sangat tertinggal. Untuk itu, saya langsung instruksikan Camat untuk dijadikan perhatian," pungkasnya. (raw/fly/adv)

Editor : Azwar Halim