Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pesta Demokrasi Jadi Pendidikan Politik

Azwar Halim • Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:14 WIB
pesta-demokrasi-jadi-pendidikan-politik
pesta-demokrasi-jadi-pendidikan-politik

MALINAU – Beberapa waktu lalu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si di hadapan ratusan orang dalam sebuah acara resmi yang dihadiri tokoh masyarakat, agama, adat, wanita dan pemuda berpesan agar terus memelihara kondusifitas serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Malinau.


Hal itu ia sampaikan karena, beberapa daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan khususnya Kabupaten Malinau dalam beberapa bulan ke depan akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada).


“Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan pesan dan harapan kepada kita sekalian. Di Tahun 2020 ini, bangsa Indonesia dan secara khusus Kabupaten Malinau dan Kalimantan Utara akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati serta  gubernur dan wakil gubernur,” ujar Bupati Malinau Yansen TP.


Pesta demokrasi ini, kata Bupati Malinau periode 2011-2016 dan 2016-2021 ini, adalah agenda lima tahun sekali dalam tatanan hidup berbangsa dan bernegara. Untuk itu, dirinya sebagai pimpinan daerah meminta seluruh elemen masyarakat Malinau menjadikannya pendidikan politik bangsa, agar semua semakin dewasa dan semakin kokoh sebagai bangsa yang berdaulat.


“Mari kita semua senantiasa memelihara kondusifitas dan setia menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat yang sudah hidup dan bertumbuh dengan baik,” ajak Yansen. Sebab, tegasnya, memilih pemimpin sama dengan menegakkan negeri dan sukses pilkada, maka impian tercipta.


Selain tentang pilkada, ia juga mengajak dengan teguh dan penuh kesetiaan memantapkan hidup berbangsa dan bernegara di wilayah Kabupaten Malinau sesuai dengan semangat kebinekaan yang masyarakat Bumi Intimung miliki.


“Perbedaan yang kita miliki merupakan kekuatan, kekayaan dan jalinan hidup yang indah penuh kesempurnaan sebagai satu saudara sebangsa setanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata bupati yang dalam setiap kesempatan acara selalu mengangkat tema kerativitas nasionalis kebangsaan ini. (ags)

Editor : Azwar Halim