MESKI kue modern sudah menjamur, namun tak bisa dipungkiri keberadaan jajanan tradisional pun masih tetap eksis loh. Rasanya yang khas, banyak diminati hingga kini.
Nah, sebagian besar jajanan tradisional banyak dibungkus menggunakan daun pisang. Lebih alami, cita rasa maupun aroma yang dihasilkan pun wangi dan menggugah selera. Juga terlihat lebih rapi dan tertata dengan bungkusan daun pisangnya yang berwarna hijau ini. Ini lah salah satu kelebihan dari jajanan tradisional ini. Seperti lemper, mendut dan kue nagasari.
Namun tidak hanya kue yang dikemas dengan daun pisang. Tetapi ada jajanan lainnya. Mulai dari jenis masakan dengan cita rasa manis, pedas hingga gurih. Ada pepes ikan atau pun daging lainnya, ada lontong, bothok dan garang asam.
Jajanan tradisional dengan bungkusan daun pisang hampir sulit loh temukan. Paling tidak saat ada pesanan saja atau permintaan konsumen. Seperti yang sedang digeluti Ariani (40). Ia menjual aneka kue tradisional yang rata-rata dikukus, sejak tiga tahun belakangan ini. “Banyak sih kue tradisional, kalau saya buat yang kue kukusan saja. Ada lemper, mendut, bunga sakura, bolu kukus, pais dan macam-macam,” ujarnya.
Banyaknya kue modern yang bermunculan, tetapi kue basah tradisional ini tetap primadona di hati masyarakat. Apalagi kue berbungkuskan daun ini
bahannya sederhana. “Kue begini banyak dicari sekarang, kalau masukkan di Facebook langsung banyak yang order. Apalagi kue yang dibungkus daun pisang sudah jarang ditemukan,” tuturnya. (*/one/fly)
Editor : Azwar Halim