MALINAU – Distrik Manager NAM AIR Malinau, Jorry Manangsal mengaku dengan hadirnya maskapai NAM AIR di Malinau berarti Malinau memilik potensi penumpang yang bagus. Oleh sebab itu, pihaknya akan konsisten dengan harga tiket di kisaran Rp 700 ribu–Rp 1 juta.
“Penerbangan kami hari ini (Inaugural Flight Malinau-Balikpapan PP, Kamis 9/8), puji Tuhan, alhamdulillah ya semua berjalan dengan lancar, baik dia mendarat tadi sampai dia berangkat juga lancar-lancar saja,” ungkap Jorry kepada para pewarta di Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, Kamis (9/8).
Diakuinya, ia melihat penumpang di Malinau sangat bagus dan sangat potensial bagi maskapainya. “Pada saat kami dari Balikpapan, penumpang ke sini cukup bagus, sekitar 40–50 orang, dan dari Malinau sendiri penumpang tadi cukup bagus kita sampai 70 penumpang. Seat semua terjual,” tegasnya pada penerbangan perdana.
Saat ditanya mengenai rate harga tiket, Jorry yang mengaku sudah pernah ditempatkan di beberapa tempat di Kalimantan merintis masuknya NAM AIR ini menegaskan, pihaknya akan konsisten dengan penawaran harga tiket sejak dibukanya penjualan tiket beberapa waktu lalu.
“Kami rate harga akan konsisten, kami juga nggak mau terlalu bawah mainnya, tetap konsisten di harga Rp 700 ribu–Rp 1 juta. Kalau termahalnya kami kelas (Y) ya, ada sampai Rp 1,6 juta, tetapi untuk yang kami buka di sini (Malinau), sekitaran di Rp 700-Rp 1 jutaan lah,” tegasnya.
Untuk diketahui, NAM AIR mulai melayani penerbangan dari Malinau ke Balikpapan dan sebaliknya dimulai dengan Inaugural Flight pada Kamis (9/8) dan disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Malinau dan masyarakat. Pada kesempatan itu Bupati Malinau Yansen TP langsung menyambut maskapai tersebut. Sebelumnya, maskapai dari Lion Group yaitu Wings Air juga membuga rute Malinau-Balikpapan PP. (ags/fly)
Editor : Azwar Halim